Titi Rajo Bintang Akhiri Masa Menjanda

Titi Rajo Bintang Akhiri Masa Menjanda
Jakarta, Obsessionnews.com– Sabtu (12/11/2016) ini merupakan hari yang membahagiakan bagi Titi Rajo Bintang. Drummer dan artis peran ini mengakhiri masa menjandanya. Titi secara resmi menikah dengan pengusaha taksi ternama, Adrianto Djokosoetono, di kediaman Adrianto di Jakarta tadi pagi. "Alhamdulillah, tadi jam 08.30 akad nikah berlangsung dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Kebayoran Baru, Syamsuddin," kata paman Adrianto, Deden Supriatna, keika diwawancara di tempat acara. Pernikahan Titi dan Adrianto menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pengamatan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Sabtu hingga pukul 15.04 WIB berita pernikahan Titi dan Adrianto dicari lebih dari 10.000 kali. Titi Handayani Rajo Bintang, nama lengkapnya, dilahirkan di Jakarta, 10 Februari 1981. Pada tahun 2004 Titi menikah dengan Wong Aksan, mantan drummer grup band Dewa 19 dan putra sutradara legendaris Sjuman Djaja. Pernikahan mereka membuahkan seorang anak, Miyake Shakuntala. Sayangnya, pernikahan mereka tidak langgeng. Pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada 2013 Titi merupakan putri Minangkabau dari pasangan Idham Rajo Bintang (ayah) dan Susie Ariani (ibu). Ayahnya merupakan seorang pengusaha hotel dan hiburan. Selain memiliki hotel di kawasan Danau Maninjau, ayahnya pernah menjadi pengusaha pertunjukan dan hiburan di Jakarta. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, Titi melanjutkan sekolah menengahnya di Padang. Ia kemudian mengambil gelar sarjana di Institut Musik Daya Indonesia, Jakarta. Titi sejak kecil adalah anak yang nakal dan kemudian menyukai permainan drum ketika remaja. Seharusnya ia masuk ke bidang ekonomi, tetapi ia tidak mau sehingga ia memaksakan orang tuanya untuk pindah ke bidang musik. Namun, orang tuanya tidak mengizinkan. Titi berkata bahwa ia akan membayar uang kuliahnya sendiri. Setelah menyelesaikan pendidikannya pada jurusan drum, ia tampil pada pagelaran Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2009. Selain itu ia juga menjadi guru musik pada almamaternya. Kariernya di dunia akting dimulai ketika ia bermain film Mereka Bilang, Saya Monyet! arahan sutradara Djenar Maesa Ayu yang tak lain adalah adik iparnya sendiri. Dalam film ini, ia mendapatkan Piala Citra kategori Aktris Terbaik di Festival Film Indonesia 2009. Selanjutnya bersama Wong Aksan, dirinya memenangkan kategori Tata Musik Terbaik untuk film King pada tahun yang sama. Di FFI 2010 ia mendapat nominasi Aktris Terbaik lewat film karya Lola Amaria, yang berkisah tentang TKI yang bekerja di Hong Kong berjudul Minggu Pagi di Victoria Park. (@arif_rhakim)