Bertemu Jokowi, Ormas Islam Harap Polisi Adil Usut Kasus Ahok

Bertemu Jokowi, Ormas Islam Harap Polisi Adil Usut Kasus Ahok
Jakarta, Obsessionnews.com - Kalangan ormas Islam di Indonesia menghadiri pertemuan atas undangan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016) sore. Para pimpinan ormas Islam yang bertemu Jokowi tersebut mempercayakan sepenuhnya pengusutan kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada pihak kepolisian. Usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H Usamah Hisyam berharap penegakan hukum terhadap kasus Ahok tersebut dapat memperhatikan rasa keadilan masyarakat. "Hukum yang berkadilan, yang menyentuh rasa keadilan masyarakat, itu yang diharapkan," tegas Usamah Hisjam di area Istana Kepresidenan. Terkait hal ini, tandas Usamah, Parmusi juga mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi yang secara tegas tidak mengintervensi proses hukum yang saat ini sedang dijalani oleh Ahok. Adapun pernyataan itu dianggap mampu menenangkan dan menyejukkan suasana yang saat ini tengah memanas di masyarakat kita. "Sehingga bisa reda. Oleh sebab itu kita lihat lah, jangan dulu kita su'udzon (berburuk sangka). Marilah kita lihat langkah-langkah kepolisian," tutur Ketua Umum PP Parmusi. usamah-bertemu-jokowi Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Jami'atul Washliyah, Yusnar Yusuf yang meminta agar pihak kepolisian menunjukkan proses hukum yang adil terhadap perkara Ahok tersebut. "Kami sudah sampaikan agar pemerintah dan aparat penegak hukum bisa menunjukkan proses hukum yang adil. Bagaimana besok kita lihat besok, kami tidak bisa menentukan," ungkapnya. Ia menegaskan, Jami'atul Washliyah memastikan akan ikut serts mengawal proses hukum yang saat ini tengah dijalani calon gubernur petahana DKI Jakarta tersebut. "Insya Allah, kami awasi bersama. Tidak hanya kepada ormas Islam, tetapi kepada masyarakat dan agama yang ada Indonesia," paparnya. Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI) Prof Mahfud MD menimpali bahwa proses hukum terhadap Ahok harus dilakukan dengan memperhatikan rasa keadilan di tengah masyarakat. "Negara ini gaduh karena hanya satu orang. Oleh karena itu kami minta penyelesaian hukum yang adil dan fair. Sesuai hukum dan memenuhi rasa keadilan," beber mantan Ketua MK. (Red) ormas-islam-usai-ketemu-jokowi