Dolar AS Stabil Usai FBI Selidiki Isu Email Clinton

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) tinggal menghitung jam. Pemilihan yang ke-58 ini menunjukkan dolar AS yang tampil stabil di sesi perdagangan Asia, Selasa (8/11/2016) pagi. Dikutip dari laman Reuters, kandidat calon presiden (capres) AS Hillary Clintion memiliki kemenangan 90 persen untuk maju ke kursi nomor satu di Gedung Putih. Analisis tersebut berdasarkan survei Ipsos States of the Nation. Terkait isu Clinton tentang pengelolaan e-mailnya, Direktur FBI, James Comey, menegaskan kepada Kongres pada pekan lalu, bahwa email-email Hillary Clinton tidak mengandung unsur-unsur kriminal atau hal apapun yang bisa menjerat Clinton pada tindak kriminal. Kabar tersebut membuat reli di pasar saham pada Senin (7/11), memperoleh nilai terbesar di akhir pekan ini. Sekaligus dollar AS mengalami penguatan yang sebelumnya sempat merosot. (Aprilia Rahapit)





























