1.000 Tuna Netra di Jabar Dapat Al-Qur'an Braille

Bandung, Obsessionnews.com - Penglihatan dengan kedua bola mata memang merupakan salah satu anugerah terindah dari Sang Pencipta. Namun, banyak manusia yang menerimanya begitu saja tanpa rasa syukur, sedangkan bagi mereka yang harus kehilangan kemampuan penglihatannya sangat berharap dapat melihat keindahan dunia. Sesungguhnya Allah berfirman: “Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan dua kekasihnya (kedua matanya), kemudian ia bersabar, niscaya Aku menggantikan keduanya (kedua matanya) dengan surga.” (HQR. Bukhari no. 5653). Atas dasar kepedulian terhadap kaum tunanetra inilah yang menggerakkan hati Yayasan Baitul Al-Khairiyah untuk secara rutin berbagi kasih dengan membagikan Al-Quran Digital Index Braille. Setelah awal tahun ini tepatnya di Februari 2016 sukses dengan pembagian 300 Al-Quran kepada 300 tunanetra di Jawa Barat, kali ini yayasan yang berdomisili di Bandung ini kembali membagikan Al-Quran Digital Index Braille kepada 1.000 tunanetra di Jawa Barat. Kegiatan yang untuk kedua kalinya diselenggarakan di The Trans Luxury Hotel Bandung ini digelar, Senin (7/11/2016). Program sosial ini merupakan bentuk kerja sama Yayasan Baitul Al-Khairiyah dengan International Islamic Charity Organization Negara Kuwait juga The Trans Luxury Hotel.
Acara ini akan dihadiri istri Gubernur Jawa Barat Netty Heryawan, Wakil Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, Duta Besar Negara Kuwait, H. E. Abdulwahab Al Sager, Ketua Yayasan Baitul Al Khairiyah, Nadia Bawazir, Wakil Ketua Internasional Islamic Charity Organization Dr. Salim Abdullah Hamadah dan keluarga Kerajaan Kuwait Sheikha Maryam Al Sabah, Sheikha Aisha Al Sabah dan Fatimah Al Ameer. “Menurut data, tunanetra di Jawa Barat merupakan jumlah tuna netra yang paling banyak jumlahnya di Indonesia. Oleh karena itu kami ingin membantu saudara-saudara kami yang tunanetra untuk memperoleh kesempatan dan kemudahan yang sama dalam menuntut ilmu agama khususnya dalam membaca Al-Quran," tandas Nadia Bawazir. Kegiatan amal yang terselenggara di convention centre terbesar di Bandung, Trans Convention Centre ini, menjadi sarana yang nyaman dan aman bagi para 1.000 tunanetra yang berasal dari yayasan ITMI, PERTUNI, PERTAPI, dan Wiyata Guna. Ketua Yayasan Baitul Al-Khairiyah Nadia Bawazir menambahkan kegiatan amal ini merupakan upaya untuk membantu para tunanetra untuk bisa mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al Quran dengan sebaik-baiknya. “Dan semoga kita semua memperoleh keberkahan di dunia maupun di akhirat,” ujarnya. Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung menjadi tujuan utama wisata juga MICE di kota Bandung. Berdiri di atas lahan seluas 100.000 m2 dan diresmikan pada tahun 2012, kawasan ini didatangi oleh rata-rata 1 juta pengunjung pada setiap bulannya dan dilengkapi dengan fasilitas MICE berkelas dunia dengan beragam pilihan hiburan juga lifestyle. Kawasan terintegrasi ini terdiri dari hotel bintang 6 pertama dan satu-satunya di Indonesia The Trans Luxury Hotel Bandung, salah satu indoor theme park terbesar di dunia: Trans Studio Bandung;shopping mall dengan brand-brand high-end internasional: Trans Studio Mall ibis terbesar di Asia Pasifik ibis Bandung Trans Studio juga fasilitas terbaru sebuah Masjid yang sangat indah dan mampu menampung hingga 2.500 jamaah Masjid Agung Trans Studio Bandung. (Dudy Supriyadi)
Acara ini akan dihadiri istri Gubernur Jawa Barat Netty Heryawan, Wakil Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, Duta Besar Negara Kuwait, H. E. Abdulwahab Al Sager, Ketua Yayasan Baitul Al Khairiyah, Nadia Bawazir, Wakil Ketua Internasional Islamic Charity Organization Dr. Salim Abdullah Hamadah dan keluarga Kerajaan Kuwait Sheikha Maryam Al Sabah, Sheikha Aisha Al Sabah dan Fatimah Al Ameer. “Menurut data, tunanetra di Jawa Barat merupakan jumlah tuna netra yang paling banyak jumlahnya di Indonesia. Oleh karena itu kami ingin membantu saudara-saudara kami yang tunanetra untuk memperoleh kesempatan dan kemudahan yang sama dalam menuntut ilmu agama khususnya dalam membaca Al-Quran," tandas Nadia Bawazir. Kegiatan amal yang terselenggara di convention centre terbesar di Bandung, Trans Convention Centre ini, menjadi sarana yang nyaman dan aman bagi para 1.000 tunanetra yang berasal dari yayasan ITMI, PERTUNI, PERTAPI, dan Wiyata Guna. Ketua Yayasan Baitul Al-Khairiyah Nadia Bawazir menambahkan kegiatan amal ini merupakan upaya untuk membantu para tunanetra untuk bisa mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al Quran dengan sebaik-baiknya. “Dan semoga kita semua memperoleh keberkahan di dunia maupun di akhirat,” ujarnya. Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung menjadi tujuan utama wisata juga MICE di kota Bandung. Berdiri di atas lahan seluas 100.000 m2 dan diresmikan pada tahun 2012, kawasan ini didatangi oleh rata-rata 1 juta pengunjung pada setiap bulannya dan dilengkapi dengan fasilitas MICE berkelas dunia dengan beragam pilihan hiburan juga lifestyle. Kawasan terintegrasi ini terdiri dari hotel bintang 6 pertama dan satu-satunya di Indonesia The Trans Luxury Hotel Bandung, salah satu indoor theme park terbesar di dunia: Trans Studio Bandung;shopping mall dengan brand-brand high-end internasional: Trans Studio Mall ibis terbesar di Asia Pasifik ibis Bandung Trans Studio juga fasilitas terbaru sebuah Masjid yang sangat indah dan mampu menampung hingga 2.500 jamaah Masjid Agung Trans Studio Bandung. (Dudy Supriyadi) 




























