Sedang Siaran Langsung, Wartawan Kompas TV Diteriaki Provokator

Jakarta, Obsessionnews.com - Massa Aksi Bela Islam masih berlangsung di Jalan Veteran III, Komplek Kepresidenan, Jakarta Pusat hingga malam ini. Massa masih mencoba memaksakan diri menembus penjagaan aparat keamanan agar bisa menduduki Istana Presiden. Aparat keamanan tetap sigap melaksanakan tugasnya untuk tidak sampai massa memasuki Istana Presiden. Jumat (4/11/2016) sekitar pukul 18:45 terjadi keributan di tengah massa. Ada yang berteriak provokator, ternyata yang diteriaki Provokator adalah Wartawan Kompas Tv yakni Guntur dan Muthya. Massa mengambil memori serta ID Pers, Guntur berhasil dikeluarkan dari kerumunan massa hingga di tempat di lokasi yang aman. Kepada Obsessionnews.com, Guntur menceritakan dia berada di tengah massa untuk mengambil gambar secara langsung. Tiba-tiba dari kerumunan massa ada yang berteriak siapa yang mengambil gambar. Guntur menjawab bahwa dirinya dari Kompas Tv, seketika para massa menyebut dirinya dari media provokator, padahal saat itu dirinya sedang mengambil gambar secara langsung. Tiba-tiba kedua peralatan memori serta ID pers direbut dan bagian kepala bagian belakang dipukul dua kali. Guntur tidak menyebutkan dari mana bendera massa demonstrasi tersebut. (Aprilia Rahapit)





























