HMI dan KAHMI Turun ke Jalan, Minta Ahok Diadili

Jakarta, Obsessionnews.com - Puluhan ribu masa aksi dari berbagai ormas Islam sudah memadati kawasan Monas. Mereka bersatu menyuarakan tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tahaja Purnama alias Ahok segera diadili karena diduga menista agama Jumat 4 November 2016. Aksi ini jauh lebih besar dibanding sebelumnya pada 14 Oktober 2015. HMI dan KAHMI yang tadinya tidak ikut demo, sekarang bersatu turun kejalan bersama ormas yang lain dengan tujuan yang sama meminta keadilan ditegakan.
Sebagai Ormas Islam, HMI dan KAHMI punya tanggung jawab moral untuk ikut serta untuk menjaga dan mengembangkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Karena itu, saat Islam dipojokan dengan fitnah maka HMI dan KAHMI bergerak membela. "Siapa pun yang dengan sengaja mengusik dan mencoba untuk merusak tatanan kemajukan bangsa, maka negara harus bersikap tegas untuk memprosesnya secara hukum tanpa tebang pilih," ujar Ketua PB HMI, Mulyadi P. Tamsir di lokasi.
Ahok dinilai sudah mengusik hati umat Muslim Indonesia dengan pernyataannya yang menyebut Al-Quran berbohong. Menurutnya, Indonesia yang sudah menjadi bangsa majemuk ini sudah dirobek-robek oleh ulah Ahok yang tidak punya tutur santun. "Ahok sudah jelas-jelas dengan kasat mata sudah menganggu kemajemukan Indonesia dengan dengan menghina agama Islam," jelasnya. Karena itu, HMI dan KAHMI meminta melalui aksi ini, Presiden Joko Widodo bisa bersikap tegas, adil dan bijaksana dengan tidak melindungi Ahok dari jeratan hukum. (Albar)
Sebagai Ormas Islam, HMI dan KAHMI punya tanggung jawab moral untuk ikut serta untuk menjaga dan mengembangkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Karena itu, saat Islam dipojokan dengan fitnah maka HMI dan KAHMI bergerak membela. "Siapa pun yang dengan sengaja mengusik dan mencoba untuk merusak tatanan kemajukan bangsa, maka negara harus bersikap tegas untuk memprosesnya secara hukum tanpa tebang pilih," ujar Ketua PB HMI, Mulyadi P. Tamsir di lokasi.
Ahok dinilai sudah mengusik hati umat Muslim Indonesia dengan pernyataannya yang menyebut Al-Quran berbohong. Menurutnya, Indonesia yang sudah menjadi bangsa majemuk ini sudah dirobek-robek oleh ulah Ahok yang tidak punya tutur santun. "Ahok sudah jelas-jelas dengan kasat mata sudah menganggu kemajemukan Indonesia dengan dengan menghina agama Islam," jelasnya. Karena itu, HMI dan KAHMI meminta melalui aksi ini, Presiden Joko Widodo bisa bersikap tegas, adil dan bijaksana dengan tidak melindungi Ahok dari jeratan hukum. (Albar) 




























