Penggunaan Styrofoam Dilarang Mulai 1 November Ini

Bandung, Obsessionnews.com - Satu hari menuju 1 November 2016 selevel produsen Indofood mau mengikuti pemusnahan Styrofoam yang merusak lingkungan. “Karena mereka takut omset penjualannya berkurang, sehingga mengikuti alur yang dibuat oleh Pemerintah Kota Bandung. Akhirnya Indofood rapat dan bertemu dengan saya menyatakan akan mengikuti kebijakan Wali Kota Bandung,” jelas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Senin (31/10/2016). Ia menyampaikan, tidak hanya pembuatan di Kota Bandung saja, sekalian seluruh indonesia merubah dari styrofoam menjadi karton, “Hanya skala indutri harus ganti mesin dan mencari bahannya, jadi mereka meminta waktu untuk mengganti mesin pencetakan,” jelasnya. Ridwan menambahkan, artinya niat itu mendapat respon yang baik, sehingga pola pikir seseorang manusia untuk lingkungan digunakan saat ini. “Penyelamatan lingkungan itu dengan regulasi, salah satunya ada di peraturan Wali Kota, seperti bangunan hijau. Itu kan kalo banguanan hijau dipakai oleh seluruh masyarakat dalam sepuluh tahun tidak terkena polusi CO2 260 ribu ton dan menghemat biaya listrik setengah Trilyun,” jelasnya. Ia menyampaikan, nantinya untuk teknis dalam pengawasan akan dilakukan rapat. “Isinya saya akan langsung membuat surat edaran sampai Lurah-Lurah harus bergerak memberitahukan stop styrofoam. Nantinya per tanggal 1 November2016 membuat pemberitahuan secara tertulis, kalau tidak diikuti saja lanjut pertegas dengan pemberitahuan lisan dan jika tidak mematuhi akan dicabut ijin usahanya,” jelas Ridwan. Jadi inilah contoh-contoh bagaimana Pemkot Bandung selama ini sangat peduili terhadap lingkungan dan cara strategis untuk jangka panjang. “Jangan hanya perintilan teknis dan strategis, pergerakan langsung pun penting untuk terselengggaranya kebersihan lingkungan,” pungkas Ridwan. (Dudy Supriyadi)





























