Jokowi Laporkan 3 Paket Gratifikasi ke KPK

Jakarta, Obsessionnews.com - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Darmansjah Djumala menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya untuk melaporkan 3 paket gratifikasi yang diterima Presiden Jokowi yang diduga dari perusahaan minyak Rusia, bernama Rosneft Oil Company. "Saya datang kemari dalam rangka memenuhi instruksi bapak presiden, bapak Jokowi tadi pagi, untuk menyerahkan satu paket gift dari sebuah perushaan swasta dari Rusia yang kita terima beberapa waktu lalu melalui pihak ketiga," ujar Djumala di KPK, Jakarta, Jumat (28/10/2016). Tiga paket gratifikasi dimaksud berupa lukisan, tea set (tea set minuman teh) dan plakat. Sesuai UU 30 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Korupsi, Djumala berpendapat pemberian itu wajib diberikan kepada KPK. "Bapak presiden menginstruksikan kepada saya melaporkan gift ini kepada Ketua KPK langsung, kepada pak Agus, dan sudah saya serahkan tadi, dan KPK tentu akan melanjutkan gift ini, memproses lebih lnjut sesuai dengan standar yang berlaku," katanya. Menurutnya paket itu tidak diberikan secara langsung kepada Presiden Jokowi melainkan pihak ketiga, yakni PT Pertamina. Presiden Jokowi pernah melakukan kunjungan ke Rusia dan bertemu langsung CEO Rosneft, Igor Sechin, pada Mei 2016. "Sejak kita kembali dari kunjungan ke Rusia, cek aja tanggalnya berapa itu. Tapi tidak langsung ke bapak presiden tapi melalui pihak ketiga yaitu Pertamina," ungkap Djumala. (Has)





























