Jalan, Akses Penting Pengembangan Pariwisata

Jalan, Akses Penting Pengembangan Pariwisata
Batusangkar, Obsessionnews.com - Infrastruktur jalan salah satu sarana pendukung untuk mengembangkan pariwisata. Objek wisata dinilai akan cepat berkembang, apabila akses menuju lokasi memadai, disamping promosi dan sarana penunjang lain, seperti penginapan. Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Hendra Irwan Rahim mengatakan, infrastruktur jalan merupakan salah satu sarana pendukung dalam pengembangan pariwisata "Pariwisata akan sulit berkembang jika sarana pendukung seperti jalan tidak memadai. Wisatawan akan enggan berkunjung ke tempat-tempat objek wisata jika sering macet, karena wisatawan tidak merasa nyaman," katanya saat meninjau lokasi pembangunan jalan baru di Aia Angek, jalan lintas Padang-Bukittinggi, Jum'at (28/10/2016) sore. Menurut Hendra, jalan di Koto Baru, Kabupaten Tanahdatar sudah sepatutnya dibangun baru, mengingat sering macet akibat pasar tumpah. Selain memperlancar arus barang dan jasa, jalan lintas ini merupakan jalur utama dari Padang menuju obejk wisata Bukittinggi, maupun sebaliknya. Lewat jalur ini juga bisa menuju Kelok 44, terus Puncak Lawang dan Danau Maninjau Kabupaten Agam. Jalur ini juga sebagai perlintasan menuju objek wisata Kelok 9 dan Harau di Kabupaten 50 Kota. Wisatawan juga menjadikan jalur ini menuju objek wisata Istana Pagaruyung, Nagari Parianagan sebagai desa terindah di dunia, maupun menuju Danau Singkarak di Kabupaten Tanahdatar. Persoalannya sekarang, jalan yang beradai di Pasar Koto Baru sering macet akibat pasar tumpah, terutama pada hari Senin. Untuk mengatasi kemacetan, 2017 mendatang akan dibangun jalan baru berikut jalan layang. Sehingga dengan demikian, pengembangan pariwisata bisa dilakukan. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)