Peringkat EODB Indonesia Tidak Sesuai Target

Peringkat EODB Indonesia Tidak Sesuai Target
Jakarta, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi masih tetap belum puas dengan capaian perbaikan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan peraturan. Presiden meminta jajarannya terus melakukan perbaikan hingga mencapai target yang diinginkan. Bank Dunia merilis data terbaru tentang peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB), dimana peringkat Indonesia menempati urutan ke-91 dari 189 negara, meningkat dari sebelumnya yang berada pada peringkat ke-109. "Tetapi sekali lagi bapak Presiden tetap belum puas. Sehingga ditugaskan Pak Menko menyampaikan ini sekaligus melakukan beberapa perbaikan yang diperlukan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10/2016). Pada tahun 2015 Indonesia menempati urutan ke-120. Sedangkan target Presiden Jokowi angka tersebut harus meningkat menjadi ke-40. Karena belum mencapai target Presiden Jokowi pun menolak mengumumkan langsung ke hadapan media. Atas izin Bapak Presiden, Menko Perekonomian diminta untuk menyampaikan hal yang berkaitan dengan EODB yang baru saja diumumkan oleh lembaga yang berwenang untuk itu. Tentunya ada perbaikan yang terjadi," ujarnya. Menteri yang ditugaskan untuk mengejar target tersebut, yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkeu Sri Mulyani, Kepala BKPM Thomas Lembong, serta kementerian lembaga lainnya. "Tapi pada prinsipnya, Presiden masih terus mengejar. Karena belum mencapai sesuai target yang diinginkan Presiden," ucap Jokowi. (Has)