Jumat, Wiranto Umumkan Struktur 'Saber' Pungli

Jakarta, Obsessionnews.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan instrumen dari satuan tugas pemberantasan pungli atau Saber Pungli. Menurut rencana instrumen tersebut akan diumumkan besok oleh Menko Polhukam Wiranto. "Secara infrastruktur dan sebagainya sudah terselesaikan. Mudah-mudahan besok Menko Polhukam akan sampaikan kepada publik," kata Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/10/2016). "Besok akan diumumkan mengenai kerjanya, mekanismenya, siapa yang ditunjuk untuk pelaksana di lapangannya. Besok akan diumumkan," tambah Pramono. [caption id="attachment_159190" align="alignright" width="355"]
Sekretaris Kabinet Pramono Anung.[/caption] Wiranto dipercayakan sebagai komando utama dari Saber Pungli, dibantu oleh Jaksa Agung HM Prasetyo dan Kapolri Jenderal (polisi) Tito Karnavian. Akan ada pula seorang ketua harian, serta para kepala daerah sebagai pendukung. "Kepala daerah perpanjangan dari pemerintah pusat. Di daerah kan ada juga Kajati, Kapolda, tetapi sementara dalam waktu 3 bulan ini, semua kendali dilakukan dari pusat," katanya. Tim Saber Pungli ini akan rutin melakukan tugas sampai ke daerah-daerah. Tidak hanya mengawasi Kementerian/Lembaga semua yang berkaitan dengan pelayanan publik. Tim ini akan dipantau langsung oleh Presiden Jokowi. "Presiden juga ingatkan kepada kepolisian, kejaksaan, jangan main-main dengan persoalan ini. Karena ini cukup serius, sungguh-sungguh," tegasnya. (Has)
Sekretaris Kabinet Pramono Anung.[/caption] Wiranto dipercayakan sebagai komando utama dari Saber Pungli, dibantu oleh Jaksa Agung HM Prasetyo dan Kapolri Jenderal (polisi) Tito Karnavian. Akan ada pula seorang ketua harian, serta para kepala daerah sebagai pendukung. "Kepala daerah perpanjangan dari pemerintah pusat. Di daerah kan ada juga Kajati, Kapolda, tetapi sementara dalam waktu 3 bulan ini, semua kendali dilakukan dari pusat," katanya. Tim Saber Pungli ini akan rutin melakukan tugas sampai ke daerah-daerah. Tidak hanya mengawasi Kementerian/Lembaga semua yang berkaitan dengan pelayanan publik. Tim ini akan dipantau langsung oleh Presiden Jokowi. "Presiden juga ingatkan kepada kepolisian, kejaksaan, jangan main-main dengan persoalan ini. Karena ini cukup serius, sungguh-sungguh," tegasnya. (Has)




























