Hebat! Jokowi Hanya Butuh Satu Setengah Tahun Kuasai Parlemen

Jakarta, Obsessionnews.com – Besok pagi Kamis (20/10/2016) dua tahun Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden RI. Terus berlangsungnya pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ini di luar prediksi sejumlah pihak. Semula banyak pihak, termasuk pengamat politik, meramalkan usia pemerintahan Jokowi tak sampai berusia dua tahun. Ramalan itu didasarkan pada peta kekuatan politik di DPR atau parlemen, di mana parpol-parpol yang mendukung Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dan tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menempatkan 208 kadernya di DPR dari total 560 anggota DPR. Sementara parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) plus Partai Demokrat yang menjadi lawan politik Jokowi-JK memiliki 352 kursi di parlemen. Seperti diketahui dalam Pilpres 2014 Jokowi -JK diusung oleh KIH yang terdiri dari PDI-P yang memiliki 109 kursi di DPR, PKB (47), Nasdem (26), dan Hanura (16). Secara mengejutkan Jokowi-JK menaklukkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung KMP, yang terdiri dari Partai Gerindra yang memiliki 73 kursi di DPR, PAN (48), PKS (40), dan PPP (39). Sementara itu Partai Demokrat yang memiliki 61 kursi di DPR bersikap sebagai penyeimbang, tidak masuk dalam barisan KMP. Kendati demikian sikap parpol pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dibaca oleh sejumlah pihak mendukung KMP. Kendati jagoannya keok di Pilpres 2014, KMP yang didukung Partai Demokrat mendominasi parlemen. Jabatan pimpinan DPR dikuasai KMP dan Partai Demokrat. KMP juga mendominasi unsure pimpinan MPR. Selain itu KMP juga Berjaya menguasai pimpinan alat-alat kelengkapan DPR, seperti komisi dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Mahkamah Konstitusi Dewan (MKD), dan badan anggaran. Melihat kekuatan KMP di parlemen tersebut muncul kekhawatiran KMP menjegal program-program Jokowi. Jika hal ini terjadi usia pemerintah tidak panjang. Namun, apa yang diprediksi banyak orang itu tidak menjadi kenyataan. Jokowi ternyata piawai berpolitik. Ia pandai merangkul lawan-lawan politiknya. Dan hebatnya Jokowi hanya membutuhkan satu setengah tahun untuk mengusai parlemen. Terobosan pertama yang dilakukan Jokowi adalah berhasil menggaet PPP untuk mendukungnya. Seorang kader PPP, Lukman Hakim Saifuddin, diberi jabatan menteri agama. Selanjutnya Jokowi berhasil mempengaruhi Golkar dan PAN keluar dari KMP. Dalam reshuffle kabinet jilid II tanggal 27 Juli 2016 Golkar dan PAN mendapat jatah di Kabinet Kerja. Kader Golkar Airlangga Hartarto diangkat menjadi Menteri Perindustrian. Sementara itu kader PAN, Asman Abnur, menduduki posisi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia. Dengan tambahan dukungan tiga parpol tersebut dukungan Jokowi di parlemen kini menjadi 386 kursi. Sementara kekuatan KMP yang kini tinggal Gerindra dan PKS, serta Partai Demokrat berjumlah 174 kursi. Keberhasilan Jokowi menguasai parlemen dalam waktu relatif singkat tersebut patut diacungi jempol. Coba bandingkan Presiden Soeharto membutuhkan waktu puluhan tahun untuk menguasai parlemen. Demikian juga Presiden Megawati Soekarnoputri dan SBY membutuhkan waktu beberapa tahun untuk menguasai lembaga legislatif. (@arif_rhakim)





























