Masyarakat DKI Tidak Ingin Pemimpin Gaduh

Jakarta, Obsessionnews.com – Pilkada DKI Jakarta 2017 diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu menciptakan ketentraman dan kedamaian, tidak membuat gaduh. Budayawan Betawi Ridwan Saidi menilai pemimpin sekarang ini tidak mencerminkan obsesi warga ibu kota. "Yang kami butuh ketentaraman, kedamaian. Berisik sekali pemimpin sekarang ini," kata Ridwan dalam diskusi “Jakarta Untuk Perubahan” di RM. Mbok Berek, kawasan Supomo, Tebet, Jakarta Selatan (18/10/2016). Ia mengungkapkan, masyarakat Jakarta sekarang resah, karena dipertontonkan kegaduhan akibat ulah pemimpinnya. Maka pemimpin berikutnya harus bisa menciptakan kedamaian, bukan semata mengedepankan pembangunan. "Pembangunan nomor dua. Kita ingin Jakarta enak damai. Kembalikan kedamaian kepada kami, sejarah kami yang dihancurkan," cetus mantan anggota DPR dari PPP ini. Jika akan membangun, lanjutnya, maka pemimpin Jakarta nantinya cukup mengerjakan tanpa membuat gaduh. “Bangun aja. Kami nggak tahan saban hari dengar mulut-mulut teriak, muka beringas marah sana sini," tandasnya. Pilkada DKI 2017 diikuti tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berpasangan dengan WakilGubernur DKI petahana Djarot Saiful Hidayat. Mereka diusung PDI-P, Golkar, Nasdem, dan Hanura. Pasangan Ahok-Djarot berkompetisi dengan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Agus-Sylvi diusung oleh Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Sedangkan Anies-Sandiaga diusung oleh Partai Gerindra dan PKS. (@arif_rhakim)





























