Pariangan Desa Terindah di Dunia

Pariangan Desa Terindah di Dunia
Padang, Obsessionnews.com - Untuk menikmati desa terindah di dunia, anda tak perlu harus ke luar negeri. Desa terindah di dunia ada di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat (Sumbar). Desa terindah di dunia ini bernama Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan. Berada di ketinggian500 - 700 meter dari permukaan laut, terletak di lereng Gunung Merapi. nagari ini bersuhu dingin dan keasriannya masih terjaga. Anda tak perlu berfikir panjang untuk mengunjungi desa terindah se dunia ini. Waktu perjalanan dari ibukota provinsi, Kota Padang tak perlu lama sudah sampai di lokasi. Sekitar dua jam, melalui jalan darat darat, anda sudah bisa menikmati sensasi yang ditawarkan nagari ini. Nagari Pariangan adalah salah satu nagari tertua di Sumbar. Tahun 1811 sudah berdiri mesjid. Mesjid bernama Mesjid Islah ini masih berdiri kokoh sampai sekarang dan menjadi mesjid tertua di Sumbar. Selain rumah ibadah, bangunan bersejarah banyak terdapat, di antaranya balairung, kuburan kuno dan prasasti antara lain, Prasasti Pariangan, Batu Tigo Luak, dan Menhir. Nagari ini terpilih sebagai desa terindah di dunia sala satu media dari Amerika Serikat bernama Travel Budget di penghujung tahun 2012. Keindahan nagari ini mengalahkan keindahan Wengen Village di Swiss berikut Desa Eze Prancis, Desa Niagara on the Lake, Kadana dan Desa Cesky Krumlov, Republik Ceko. Pasca ditetapkan sebagai desa terindah, nagari ini banyak dikunjungi wisatawan, tidak hanya wisatawan lokal dan dalam negeri juga berasal dari luar negeri. "Kunjungan wisatawan yang datang berangsur ramai, baik wisatawan dari dalam negeri dan juga wisatawan dari luar negeri," kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit saat menyempatkan diri mengunjungi nagari ini, Jumat (14/10/2016). Nasrul  berdecak kagum, setelah meninjau berbagai lokasi wisata pariangan mulai dari melihat situs kuburan panjang, pemandangan di nagari ini sangat indah dan alami. Nagari itu dinilainya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi objek wisata andalan. "Pemandangan di nagari ini sangat indah dan alami, banyak situs-situs sejarah dan banyak peninggalan-peninggalan asal minangkabau itu dari sini, seperti tigo tungku sajarangan, makam orang yang pertama mendesain bentuk rumah gadang yang keunikannya apabila diukur lebih satu kali, maka ukurannya pasti berbeda dengan ukuran awal serta masih ada objek-objek lainnya" sebutnya. Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanahdatar agar membenahi sarana dan prasarana di objek wisata dimaksud agar wisatawan yang datang merasa nyaman. "Kita akan segera mengkoordinasikan dengan pemkab Tanah Datar memperbaiki infrastruktur semua prasarana jalan, membangun Mushalla/ Masjid, tempat parkir dan MCK guna memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, sehingga mereka tidak hanya sekali berkunjung kesini," katanya. Nasrul menyarankan kepada masyarakat dan pemerintah untuk tetap menjaga keaslian nagari, menjaga keamanan serta menunjukkan keramahan kepada wisatwan yang datang. "Ini merupakan rahmat Allah dan aset terbaik. Untuk itu harus dijaga sehingga memberikan manfaat bagi kita untuk kesejahteraan hidup bersama," katanya mengingatkan. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)