Aparat Jangan Takut Mutasi dan Kehilangan Jabatan

Aparat Jangan Takut Mutasi dan Kehilangan Jabatan
Pasaman, Obsessionnews.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Sumatera Barat (Sumbar) tidak apatis dengan perubahan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Perubahan SOPD harus diterima dengan ikhlas dan profesional. "Dalam rangka OPD baru, saya yakin ada saudara yang was-was. Saudara jangan pikirkan itu. Kita harus tetap profesional dan ikhlas dalam mengabdi. Tidak perlu takut mutasi atau kehilangan jabatan," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat menjadi inspektur upacara pada apel gabungan yang di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (17/10/2016) pagi. Apel Gabungan ini diikuti oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Pasaman. Nasrul mengatakan bahwa pada prinsipnya seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Pasaman adalah pembantu dan pendukung Bupati dalam bekerja membangun dan memajukan Kabuaten Pasaman. Sebagai pembantu dan pendukung kinerja, loyalitas dalam bentuk memberikan masukan atau kritik yang baik sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada melalui cara yang benar alih-alih menarik perhatian pimpinan dengan menerapkan prinsip 'asal bapak senang' adalah hal yang mutlak harus dilakukan. wagub-sumbar-usai-apel-gabungan Selanjutnya, Wagub mendorong seluruh aparatur yang hadir pada apel gabungan ini untuk terus tingkatkan pendidikan guna menambah wawasan, pengetahuan, dan kompetensi. Hal ini, menurutnya, selain memberi pengaruh signifikan terhadap kualitas kerja dan mutu pelayanan publik yang diselenggarakan aparat pemerintah, juga akan menunjang karir personal ASN itu sendiri. Terkait Perubahan SOPD dan konsekuensinya ini, ASN harus berkerja dengan ikhlas bekerja, loyal pada pimpinan, punya kemampuan dan kompetensi yang sesuai, berintegritas, mengerti tugas dan tanggungjawab. "Ini yang akan menolong saudara. Percayalah, kalau punya ini semua, saudara tidak perlu kasak-kusuk cari pekerjaan atau jabatan. Sebaliknya, pekerjaan dan jabatan yang akan memperebutkan saudara." Wagub meminta Pemkab Pasaman, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pasaman, untuk memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) demi tersedianya data statistik daerah yang akurat, faktual, dan aktual sesuai dengan kondisi daerah. "Komunikasikan seluruh hasil-hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab kepada orang Statistik agar kondisi, perkembangan, dan kemajuan terkini yang ada di Kab. Pasaman bisa terdata dengan baik. Ini penting karena data-data dari statistik (BPS) adalah rujukan utama dalam menilai perkembangan dan pembangunan sebuah daerah," paparnya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)