Indonesia Sambut Sekjen Baru PBB

Jakarta - Pemerintah Indonesia menyambut baik keputusan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menetapkan Antonio Guterres sebagai Sekjen baru PBB untuk periode 1 Januari 2017 - 31 Desember 2021. "Indonesia menghargai proses pemilihan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kali ini yang lebih terbuka, inklusif dan transparan," kata Kementerian Luar Negeri RI hari Jumat (14/10). Kantor berita Antara melaporkan, pemerintah Indonesia meminta agar Guterres melaksanakan kepemimpinan yang kuat dan imparsial, serta menunjukkan independensi, akuntabilitas, dan integritas yang tinggi. Indonesia percaya dan akan terus mendukung kerja PBB, dan berharap Sekjen PBB yang baru dapat menjalankan tugas dan mandatnya sesuai dengan Piagam PBB. "Indonesia senantiasa siap bekerja sama dengan Sekretaris Jenderal PBB baru dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia konsisten dengan UUD 1945," kata Kemlu. Pemerintah Indonesia pun meminta Sekjen PBB untuk mengadopsi pendekatan baru dalam merespons secara efektif krisis kemanusiaan, seraya memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan. Sekjen Guterres diharapkan dapat mendorong reformasi Sekretariat PBB untuk meningkatkan akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi dalam mendukung negara anggota dalam implementasi komitmen dan agenda global. Selain itu, Pemerintah Indonesia memandang penting peningkatan kualitas pasukan misi pemeliharaan perdamaian PBB dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di berbagai belahan dunia. (*/pars)





























