Warga Thailand Khawatir Masa Depan Tanpa Raja Bhumibol

Osessionenws.com – Pasca wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, Kamis (13/10/2016) sore waktu setempat, saat ini masyarakat dirundung kesedihan yang mendalam. Kebanyakan warga Thailand khawatir tentang masa depan tanpa sang raja. Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan ocha menyatakan, keamanan merupakan prioritas utamanya. Ia menyerukan semua bentuk usaha agar tetap aktif dan investor saham tidak membuang saham, dilansir laman Reuters, Jumat (14/10/2016). Jalan-jalan di Bangkok sibuk seperti biasa, kebanyakan orang berpakaian hitam namun toko toko tetap buka memulai perniagaannya. Hari ini pemerintahan libur dalam rangka berkabung tetapi Bursa Efek Thailand tetap beroperasi seperti biasanya. Di Bangkok Grand Palace, ribuan pelayat berbaris untuk menuangkan air mata pada potret sang raja, ritual yang merupakan bagian dari upacara pemakaman kerajaan di Thailand. “Dia adalah jantung dari seluruh negeri,” kata pejabat sipil Suthad Kongyeam (53). "Rasanya seperti kehilangan seorang ayah,” tambahnya. Terlihat semua saluran televisi lokal menampilkan rekaman saat sang raja bermain jazz di saksofon. Banyak orang menginginkan bahwa berita kematian sang raja adalah tidak benar. “Kami datang ke sini berharap sebuah keajaiban. Kami mengharapkan berita itu tidak benar,” kata pengacara Pimook Linpaisarn (32). (Popi Rahim)





























