Saham Tambang Terganggu Gejolak Data Ekspor Impor China

Saham Tambang Terganggu Gejolak Data Ekspor Impor China
Jakarta, Obsessionnews.com- Ekspor China  September 2016 turun 10 persen (yoy) jauh di bawah perkiraan yang turun 3,3 persen dari bulan sebelumnya 2,8 persen (yoy). Hal ini diakibatkan perekonomian global yang tertantang lemahnya permintaan. “Buruknya data ekspor impor China September telah memicu tekanan di saham tambang yang sebelumnya cenderung bullish,” kata pengamat pasar modal David Sutiyanto melalui keterangan tertulis kepada Obsessionnews.com, Jumat (14/10/2016) pagi. Selain itu, meningkatnya resiko pasar saham juga dipicu melemahnya rupiah atas dolar AS menyusul semakin kuatnya kemungkinan kenaikan bunga di AS Desember mendatang. (Aprilia Rahapit)