Kemenpora dan Kelompok 85 Menentang PSSI

Jakarta, Obsessionnews.com - Kemenpora mengaku tidak terkejut dengan keputusan PSSI yang tetap melaksanakan Kongres di Makassar. Karena menurut Gatot Dewabroto, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, dalam keterangan pers hari ini di Jakarta, PSSI tidak mungkin melanggar statutanya sendiri yaitu perpindahan tempat Kongres harus dilaksanakan 8 pekan sebelumnya. Gatot mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat ke Kapolri pada 12 Oktober yang mengatakan bahwa rekomendasi Kemenpora adalah Kongres dilaksanakan di Jakarta. Akibatnya, Kongres di Makassar kemungkinan besar tak diberikan ijin oleh Mabes Polri meskipun dihadiri oleh FIFA dan AFC. Tapi Kemenpora memberikan surat pada FIFA dan AFC hari ini untuk menggambarkan kondisi pertemuan antara Kemenpora dan PSSI. Kelompok 85 juga mengirimkan surat pada AFC. Hanya saja subjeknya adalah mencabut mandat yang diberikan pada plt Ketum PSSI, Hinca Panjaitan dan anggota Komite Eksekutif lainnya. Juru bicara kelompok 85, GH Sutejo mengatakan Exco PSSI ada karena mereka, jadi sekarang mereka mencabut mandat plt ketum PSSI karena tidak mengikuti suara pemberi mandat (ingin Kongres ikut pemerintah). "Apakah surat ini direspon atau tidak oleh FIFA, ini hak kami sebagai pemegang suara," jelas Sutejo. "Jika PSSI ikut pemerintah maka kelompok 85 tak akan mencabut mandat tersebut," tandas Sutejo. @baronpskd





























