Jokowi Bertolak ke Kalbar Hadiri Puncak Sail Karimata

Jokowi Bertolak ke Kalbar Hadiri Puncak Sail Karimata
Jakarta, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi akan bertolak ke Kalimantan Barat untuk menghadiri puncak acara Sail Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Jumat (14/10/2016). Presiden juga sekaligus akan meresmikan event pariwisata dunia yang sudah berlangsung sejak sepekan terakhir dihadiri sekitar 16 negara di dunia. Presiden Jokowi akan terbang dari Jakarta menuju Pontianak pada pukul 13.30 Wib. Jokowi akan menginap selama satu malam di Pontianak baru keesokan harinya, terbang ke Kayong Utara menggunakan helikopter. Sail Selat Karimata berlangsung pada 12-15 Oktober 2016. Acara menampilkan beragam kegiatan mulai dari pagelaran budaya, pameran hasil-hasil kerajinan dan industri lokal, kuliner. Juga ada kapal pesiar yang akan melayani para pengunjungi di sekitar Sail Karimata, serta seminar-seminar nasional membahas tentang kemaritiman dan sebagainya. Di acara ini pun, Jokowi dijadwalkan menandatangani prasasti peresmian Masjid Agung Kayong Utara, serta menyaksikan pemberian penghargaan kepada pemenang tenun khas Kalimantan Barat oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Presiden juga akan memimpin aksi penanaman tanaman unggulan daerah Kalbar di kawasan pantai Pulau Datok, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana. Di lokasi ini Jokowi akan melakukan penanaman Jeruk Pontianak sebagai tanaman maskot provinsi dan durian Sukadana sebagai tanaman maskot Kayong Utara. Tidak kurang dari 3.308 personel gabungan TNI- Polri dikirim ke Kayong Utara, Kalbar untuk mengamankan pelaksanaan Sail Karimata 2016. Aparat yang bertugas mengamankan Sail Karimata dilepas oleh Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak MM dan Danlanud Supadio Marsekal Pertama Tatang di halaman Kodam XII Tanjungpura. Acara juga akan dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. (Has)