Kemenpora Yakin Telah Penuhi Syarat BPKP

Jakarta, Obsessionnews.com- Kemenpora menyatakan pihaknya telah melaksanakan seluruh keputusan yang diminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan menyerahkan hasil pertemuan antara Kemenpora, Kementerian Keuangan dan Bappenas terkait Asian Games 2018 pada Komisi X DPR. Menpora Imam Nahrawi hari ini di Jakarta usai meninjau renovasi Stadion GBK dan stadion tenis Senayan dan bertemu Komisi X DPR menyatakan pihaknya dan INASGOC telah mempunyai tanda bukti pentransferan dana sebesar 2 juta dolar AS yang dijadikan jaminan pada Komite Olimpiade Asia (OCA) dan 15 juta dolar AS sebagai kontrak tuan rumah Asian Games. Kemenpora ketika mengajukan APBN 2016 meminta dana Rp 500 miliar untuk renovasi Stadion GBK. Tapi pemerintah menyerahkan pengerjaannya pada Kementerian Pekerjaan Umum. Kemenpora mengalihkan anggaran Rp 500 miliat itu untuk membayar biaya hak siar Asian Games sebesar Rp 405 miliar. Ketua Komisi X DPR, Teuku Rafly Pasha mengatakan bahwa menurut Kemenpora sudah ada hasil audit BPKP dan juga pertemuan antara 3 lembaga negara diatas. Hasil ini yang diminta Komisi X. Teuku juga meminta Kemenpora menindaklajuti hasil penyelidikan BPK bahwa telah terjadi pemborosan keuangan negara senilai Rp 67,63 miliar dalam proyek Asian Games ini. Rafly, politisi partai Demokrat ini meminta agar Kemenpora tidak lagi memakai pihak yang berpotensi melakukan pelanggaran atau berpotensi melakukan wanprestasi. Asian Games 2018 di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat dianggarkan dana Rp 8,654 triliun. Rp 6,154 T berasal dari APBN, sisanya dari swasta. @baronpskd





























