Tim Anies-Sandi Minta KPUD Tolak Sumbangan Komputer Dari Pihak Swasta

Tim Anies-Sandi Minta KPUD Tolak Sumbangan Komputer Dari Pihak Swasta
Jakarta, Obsessionnews.com - Masing-masing tim pemenangan pasangan calon dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatangi Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan pada Rabu (12/10). Pertemuan dengan pihak kepolisian tersebut dilakukan untuk membicarakan bagaimana menciptakan situasi Pilkada 2017 yang aman, damai, dan tentram. Dalam pertemuan itu, Tim pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yakni Mohammad Taufik meminta agar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta tidak menggunakan komputer yang diberikan oleh Coorporate Social Responsibilty (CSR). Ditakutkan ada kecurangan dalam penghitungan suara. Karena komputer-komputer itu digunakan untuk rekapitulasi penghitungan suara dalam Pemilukada DKI. "Kami minta KPU DKI menolak sumbangan komputer dari swasta," ujar Taufik di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/10/2016). Dia menjelaskan, pertemuan tadi telah disepakati bersama oleh Kapolda, Irjen Pol M Iriawan, apakah komputer dari swasta itu mesti diaudit dulu. "Kenapa dia ngga nyumbang meja saja kan lebih ada gunanya," kata Taufik. Selain itu, Taufik juga mengatakan jauh-jauh hari pihaknya telah berkomitmen untuk menjauh dari hal-hal yang berbau SARA. (Purnomo)