Bonus Peraih Medali Olimpiade dan Paralimpik Segera Diserahkan

Jakarta, Obsessionnews.com- Kemenpora akan memberikan bonus pada peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade paling lambat akhir bulan ini atau awal November. Kepala Komunikasi publik Kemenpora, Gatot Dewabroto mengatakan uang semuanya telah tersedia. Tinggal menunggu waktu yang tepat. Hal ini semata karena menunggu waktu yang tepat. "Kalau tidak pekan ini, ya 3 pekan mendatang. Kami harus menunggu jadwal Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad yang akan berlaga di Denmark," jelas Gatot. Gatot memberi kepastian bahwa bonus dicairkan pada 30 Oktober atau 2 November 2016. Bonus tersebut tak dikenai pajak, karena Kemenpora yang akan membayarnya. "Semua sesuai aturan yang berlaku. Misalnya bagi Owi/Butet, masing-masing menerima Rp 5 miliar, seharusnya mereka kena potong pajak, tapi karena diberikan utuh maka Kemenpora jumlah riil yang dibayarkan Kemenpora mencapai lebih dari Rp 7 miliar untuk penerima medali emas (sebelum dipotong pajak). Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky mendapat Rp 2 miliar secara utuh. Bagi peraih medali perak, Eko Yuli dan Sri Wahyuni, masing-masing menerima Rp 2 miliar. Tapi Kemenpora mengeluarkan Rp 2,75 miliar. Pelatih angkat besi berjumlah dua orang, Dirja Wiharja dan Supeni masing-masing menerima bonus Rp 800 juta, tanpa potongan. Atlet angkat besi peraih perak di paralimpiade, Ni Nengah Widiarsih mendapat Rp 1 Miliar secara utuh. @baronpskd





























