Awas! Orang yang Menyerang Ahok, Sebenarnya Pengikut Ahok Sendiri

Jakarta, Obsessionnews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD melalui akun Twitter-nya @mohmahudmd diminta menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal dugaan penistaan Alquran. Mahfud pun menyatakan, dirinya tidak ada waktu untuk mengurusi isu SARA yang kini ramai diperbincangkan masyarakat. Bagi Mahfud adalah hal yang lebih penting dari sekedar mengurus atau menanggapi persoalan tersebut. "Sy tak ada waktu ngurusi Ahok. Banyak pekerjaan lain yang lebih pneting. Jd sy tak tertarik ngurusi apa itu penghinaan thd agama atau bukan," tulis Mahfud, Jumat 9 Oktober 2016. Mahfud seolah tidak mau ditarik oleh pihak tertentu untuk memanfaatkan pernyataannya demi kepentingan politik tertentu, baik yang pro dengan Ahok maupun yang kontra. Menurutnya, kedua kubu yang tengah berkonflik itu sebenarnya sama saja. "Mnrt sy org yg mengajak nyerang Ahok sbnr-nya pengikut Ahok. Dia ingin Ahok dikeroyok atas nama agama, kemudian rating Ahok naik. Cerdaslah." ujarnya. Kasus dugaan penghinaan agama bermula ketika Ahok mengadakan kunjungan ke Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pada 27 September lalu. Di sana, Ahok sempat menyampaikan arahan di hadapan masyarakat setempat. "Bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya, ya kan dibohongi pakai Surat al-Maidah:51 macem-macem itu," ujar Ahok ketika itu. Pernyataan Ahok tersebut muncul direkaman video berdurasi 1 jam 48 menit 33 detik yang diunggah akun YouTube Pemprov DKI berjudul '27 Sept 2016 Gub Basuki T Purnama Kunjungan ke Kep Seribu dlm Rangka Kerja Sama dgn STP'. Kalimat berbau SARA itu terdengar di menit 24 dari detik 15-23 pada rekaman itu. Atas ucapannya itu, Ahok mendapat kritik keras dari sejumlah kalangan karena dianggap telah melecehkan Alquran. Bahkan, salah seorang warga Jakarta, Irfan Noviandana, pada Rabu (5/10) kemarin mulai membuat petisi di laman www.change.org yang ditujukan kepada sang gubernur. (Albar)





























