Mensos: Philantrophy Indonesia Miliki Peran Strategis

Mensos: Philantrophy Indonesia Miliki Peran Strategis
Jakarta,  Obsessionnews.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, philantrophy Indonesia  memiliki peran strategis untuk menjalin sinergitas dengan pemerintah dalam mendistribusikan program ke berbagai wilayah nusantara. “Kementerian Sosial lebih banyak pada menyiapkan pemetaan, karena philantrophy Indonesia bisa menjadi mediator di kancah philantrophy nasional dan global,” ujar Mensos usai acara Philanthropy Festival di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (7/10/2016). [caption id="attachment_156248" align="aligncenter" width="640"]Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dari dunia usaha pada pembukaan acara Philantrophy Festival di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016). Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dari dunia usaha pada pembukaan acara Philantrophy Festival di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016).[/caption] Berbekal pemetaan tersebut, kata Mensos, philantrophy Indonesia bisa mendistribusikan berbagai program, baik menjalin sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) maupun kabupaten/kota dan provinsi. “Pemerintah setiap tahun mengeluarkan annual report dan tarka Sustainable Development Goals (SDGs) sama dengan tahun sebelumnya dan juga ada laporan yang diserahkan ke PBB, ” ucapnya. [caption id="attachment_156249" align="aligncenter" width="640"]Seusai membuka acara Philantrophy Festival Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand-stand di area pelaksanaan acara di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016). Seusai membuka acara Philantrophy Festival Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand-stand di area pelaksanaan acara di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016).[/caption] Untuk kementerian/lembaga fokus di masing-masing bidangnya. Dari 17 kesepakatan SDGs yang baru diberlakukan 1 Januari 2016 dan menggantikan Millennium Development Goals (MDGs), Kemensos fokus pada nomor 1, 2, 10 dan 17. Pertama, no poverty, mengakhiri segala bentuk kemiskinan di manapun;Kedua, zero hunger, mengakhiri kelaparan mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi, serta mendorong pertanian yang berkelanjutan. mensos-philantrophy-5 “Kesepuluh, reduced inequalities, mengurangi ketidaksetaraan baik dalam sebuah negara maupun di antara negara-negara di dunia;serta Ketujuhbelas, partnership for the goals, memperkuat implementasi dan menghidupkan kembali kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan, ” tandasnya. [caption id="attachment_156252" align="aligncenter" width="640"]Seusai membuka acara Philantrophy Festival Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand-stand di area pelaksanaan acara di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016). Seusai membuka acara Philantrophy Festival Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand-stand di area pelaksanaan acara di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016).[/caption] Pelaksanaan SDGS di Indonesia ada di bawah koordinasi Bappenas yang juga menetapkan indikator-indikator dan pilar-pilar sebagai bagian dari penguatan pembangunan di wilayah perbatasan, pulau terluar, terdepan dan tepencil. “Berbekal program philantrophy Indonesia, selain sebagai upaya penguatan pembangunan juga bisa menyapa dan menjalin sinergitas di antara para pilantrohy dengan pemerintah pusat dan pemda, ” katanya. [caption id="attachment_156253" align="aligncenter" width="640"]Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand dari Papua dan berbincang dengan penjaga stand yang mengenakan pakaian asli Papua pada pembukaan acara Philantrophy Festival di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016). Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand dari Papua dan berbincang dengan penjaga stand yang mengenakan pakaian asli Papua pada pembukaan acara Philantrophy Festival di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016).[/caption] Di lapangan, philantrophy Indonesia tidak bertindak sebagai pelaksana program melainkan mediator dari para philanthropy nasional dan global, sekaligus menjalin sinergitas dan kemitraan program dengan pemerintah. “Di Kemensos ada direktur khusus untuk membangun philantoropy, yaitu PSDBS yang sudah memberikan banyak support. Untuk support SDGs, philantrophy bisa menjadi bagian dari penguatan pencapian pada 2030, ”  harapnya. (Dudy Supriyadi) [caption id="attachment_156254" align="aligncenter" width="640"]CEO Sidomuncul Irwan Hidayat menunjukkan program philantrophy kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di salah satu stand di area Philantrophy Festival Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016). CEO Sidomuncul Irwan Hidayat menunjukkan program philantrophy kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di salah satu stand di area Philantrophy Festival Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (7/10/2016).[/caption]