Aliansi Kebangsaan Tekankan TNI Harus Bersama Rakyat

Jakarta, Obsessionnews.com – Aliansi Kebangsaan yang dipimpin Pontjo Sutowo di komplek hotel Sultan, Jumat (7/10/2016) menggelar diskusi bertema “Menyegarkan kembali komitmen ideologi Pancasila sebagai nilai kejuangan kalangan TNI”. Pontjo mencermati perjalanan NKRI lewat empat kali amandemen UUD 1945. Masyarakat kini mulai merasakan kuatir pada posisi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Presiden RI ke-6 Try Sutrisno mengatakan sampaikan kapanpun TNI terus berdiri di garda terdepan untuk melindungi rakyat. Jika rakyat mulai gelisah menyikapi perjalanan bangsa yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila dan UUD 45, maka sejatinya TNI mampu menyerap aspirasi tersebut. “TNI ikut menjadi pendorong perubahan yang damai dan tetap bermartabat,” ujar Try Sutrisno.
TNI itu adalah rakyat, lanjut Try bersemangat. Sementara rakyat adalah TNI. Dimana dalam setiap individu TNI sekaligus juga warga NKRI yang setia pada Pancasila dan siap sebagai patriot pembela ideologi negara. Sementara Connie Rahakundini mempertegas bahwa saat ini rakyatlah yang harus kembali ke Pancasila, bukan TNI, karena TNI sudah dipastikan memiliki Pancasila yang kokoh. Selain dihadiri mantan anggota DPR RI, aktivis, mahasiswa, acara ini turut dihadiri Brigjen TNI (Purn) D. Saafroedin Bahar, Yudi Latif, Ph.D. (Popi Rahim)
TNI itu adalah rakyat, lanjut Try bersemangat. Sementara rakyat adalah TNI. Dimana dalam setiap individu TNI sekaligus juga warga NKRI yang setia pada Pancasila dan siap sebagai patriot pembela ideologi negara. Sementara Connie Rahakundini mempertegas bahwa saat ini rakyatlah yang harus kembali ke Pancasila, bukan TNI, karena TNI sudah dipastikan memiliki Pancasila yang kokoh. Selain dihadiri mantan anggota DPR RI, aktivis, mahasiswa, acara ini turut dihadiri Brigjen TNI (Purn) D. Saafroedin Bahar, Yudi Latif, Ph.D. (Popi Rahim)




























