Menlu: Latihan TNI dalam Upaya Penguatan Pulau Terluar

Menlu: Latihan TNI dalam Upaya Penguatan Pulau Terluar
Natuna, Obsessionnews.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa latihan yang diadakan di Natuna merupakan latihan yang telah dilakukan secara rutin oleh TNI AU. Kegiatan serupa juga pernah dilakukan pada tahun 2013 silam. "Tahun 2013 misalnya, latihan serupa juga diadakan di Natuna. Tahun 2015 dilakukan di Cilegon dan untuk tahun ini dilakukan di Natuna," terang Retno usai mendampingi Presiden Jokowi menyaksikan latihan militer TNI, di Natuna, Kamis (6/10/2016). Retno juga menjelaskan bahwa Kepulauan Natuna merupakan salah satu dari sekian banyak pulau terluar di Indonesia yang harus dikuatkan. Penguatan kemampuan militer dengan melakukan latihan rutin di Natuna merupakan salah satu bentuk penguatan yang dimaksud. "Presiden mengatakan bahwa pulau-pulau terluar Indonesia harus dikuatkan. Jadi ini adalah bagian implementasi dari kebijakan pemerintah Indonesia untuk memperkuat pulau-pulau terluar di Indonesia," ucap Retno. Namun demikian, penguatan yang dilakukan di Kepulauan Natuna tidaklah terbatas pada penguatan militer semata. Pemerintah sejak beberapa waktu lalu juga telah berkomitmen untuk memperkuat aspek ekonomi masyarakat Natuna. Oleh karenanya, selain menyaksikan latihan militer, Presiden Jokowi dalam kunjungannya tersebut juga meresmikan pelabuhan udara dan meninjau kawasan industri perikanan yang dibangun di Natuna. "Jadi intinya adalah kita meningkatkan presensi, baik dari presensi ekonomi, sosial, dan lainnya di Natuna," imbuhnya. Retno menerangkan bahwa Indonesia hanya memiliki permasalahan kesepakatan perbatasan dengan negara Malaysia dan Vietnam yang saat ini menurutnya tengah dinegosiasikan. Pernyataan itu sekaligus menjawab konflik Natuna dengan Tiongkok. "Kita tidak memiliki 'overlapping' di bidang maritim dengan Tiongkok. Saya ingin menegaskan bahwa Indonesia hanya memiliki 'overlapping' dengan Malaysia dan Vietnam yang saat ini sedang kita negosiasikan," terangnya. (Has)