Jadi Lelucon, Inggris Harus Bangkit

London - Bek kiri Inggris, Danny Rose, berharap timnya tidak lagi menjadi bahan lelucon bagi sejumlah kalangan setelah pemecatan Sam Allardyce. Meski mengakui Inggris pantas jadi bahan lelucon, Rose mengharapkan perubahan ke arah yang positif. Allardyce baru menjabat sebagai pelatih Inggris selama 67 hari dan melalui satu laga Kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun, dia dipecat karena terseret skandal upaya mengakali aturan Federasi Sepakbola Inggris (FA) terkait kepemilikan pemain oleh pihak ketiga. Gareth Southgate yang menangai Inggris U-21 ditunjuk untuk memimpin tim senior selama empat laga ke depan. Rose berharap, Southgate bisa mengangkat performa Inggris untuk menghapuskan anggapan miring dan FA mengontrak pelatih yang tepat dengan jangka panjang. "Saya melihat Alan Shearer mengatakan bahwa pesepakbolaan Inggris menjadi bahan tertawaan dan meski sulit mengakuinya, saya sedikit menyetujuinya karena kami kehilangan pelatih setelah hanya menjalani satu laga," kata Rose, seperti dilansir Express. "Itu tidak bagus dan apa pun langkah yang diambil FA setelah empat laga ke depan, saya berharap pelatih Inggris berikutnya adalah jangka panjang dan menolong kami untuk berkembang dalam turnamen." "Semua orang, termasuk para pemain, pelatih dan staf, harus menerima itu untuk berusaha membangkitkan opini baik tentang pesepakbolaan Inggris dalam beberapa laga ke depan. Dimulai dengan performa positif saat melawan Malta pada Sabtu nanti dan Slovenia dalam laga berikutnya." (goal.com)





























