BPBD Kesulitan Tangani Kebakaran Hutan, Sumbar Minta Bantuan TNI/Polri

Padang, Obsessionnews.com- Sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) terjadi kebakaran hutan. TNI/Polri diminta untuk berpartisipasi memberikan bantuan untuk memadamkan kebakaran hutan. Kebakaran hutan di sejumlah daerah antara lain, Kabupaten Pasaman, Kota Sawahlunto dan Bukit Lembah Harau Limapuluh Kota. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak TNI dan Polda Sumbar ikut serta memberikan bantuan untuk segera memadamkan api kebakaran hutan tersebut.
“Kita tidak bisa berlama-lama membiarkan kondisi kebakaran hutan ini, karena bisa merusak ekosistem dan keberadaan hutan Sumbar, bisa merambat juga ke bagian hutan terdekat. Untuk itu kami meminta TNI dan Polri untuk ikut serta dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan di Bukit Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota,“ katanya usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, tingkat Provinsi Sumbar di Halaman kantor gubernur, Sabtu (1/10/2016) pagi. Irwan Prayitno mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar kesulitan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena peralatan yang dimikili cukup minim “Kita butuh bantuan helikopter untuk memudahkan pelaksanakan memadamkan api, dari provinsi tentangga yang memiliki peralatan tersebut, “ ujarnya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)
“Kita tidak bisa berlama-lama membiarkan kondisi kebakaran hutan ini, karena bisa merusak ekosistem dan keberadaan hutan Sumbar, bisa merambat juga ke bagian hutan terdekat. Untuk itu kami meminta TNI dan Polri untuk ikut serta dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan di Bukit Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota,“ katanya usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, tingkat Provinsi Sumbar di Halaman kantor gubernur, Sabtu (1/10/2016) pagi. Irwan Prayitno mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar kesulitan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena peralatan yang dimikili cukup minim “Kita butuh bantuan helikopter untuk memudahkan pelaksanakan memadamkan api, dari provinsi tentangga yang memiliki peralatan tersebut, “ ujarnya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 




























