Bangsa Indonesia Jangan Lupakan Sejarah!

Malang, Obsessionnews.com - Anggota Komisi X DPR RI HM Ridwan Hisjam mengingatkan pentingnya sejarah sebagai rujukan dalam melaksanakan pembangunan nasional. Pasalnya, Indonesia sejak dulu sudah dikenal sebagai negara yang besar karena kebudayaan masyarakatnya. Hal itu disampaikan Ridwan HJisjam dalam acara Singhasari Literasi Festival yang diselenggarakan di Hotel Solaris Malang, Sabtu (1/9/2016). Ia menuturkan, banyaknya kerajaan di Nusantara adalah bukti bahwa Indonesia adalah negara yang sejak dulu sudah mandiri. “Karena sejarah yang panjang dan keragaman budaya yang luar biasa itu sudah sewajarnya jika kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan menjaga warisan leluhur,” katanya dalam sambutan.
Politisi Partai Golkar ini juga tidak lupa membahas tentang Mitreka Buddahaya yakni jejak kemitraan antara Singhasari dengan Balidwipamandala. Ia menuturkan, kerajaan di Jawa sejak dulu juga sudah banyak membangun mitra kerja dengan raja di luar Jawa seperti di Bali. "Mitreka Buddahaya Singhasari – Singaraja merupakan proses yang menyejarah dan wajib ditulis dalam sejarah karena telah menempuh perjalanan sejarah yang panjang, dimana saat ini banyak yang sudah melupakan,” paparnya. Legislator asal Malang ini intinya menekankan kepada masyarakat untuk tidak melupakan sejarah lahirnya Indonesia. Dimana, sebelum negara ini terbentuk Indonesia sebelumnya menganut sistem kerajaan. “Oleh karena itu, dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan saat ini, kebudayaan harus menjadi bagian pembangunan nasional,” pungkas Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut. (Albar)
Politisi Partai Golkar ini juga tidak lupa membahas tentang Mitreka Buddahaya yakni jejak kemitraan antara Singhasari dengan Balidwipamandala. Ia menuturkan, kerajaan di Jawa sejak dulu juga sudah banyak membangun mitra kerja dengan raja di luar Jawa seperti di Bali. "Mitreka Buddahaya Singhasari – Singaraja merupakan proses yang menyejarah dan wajib ditulis dalam sejarah karena telah menempuh perjalanan sejarah yang panjang, dimana saat ini banyak yang sudah melupakan,” paparnya. Legislator asal Malang ini intinya menekankan kepada masyarakat untuk tidak melupakan sejarah lahirnya Indonesia. Dimana, sebelum negara ini terbentuk Indonesia sebelumnya menganut sistem kerajaan. “Oleh karena itu, dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan saat ini, kebudayaan harus menjadi bagian pembangunan nasional,” pungkas Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut. (Albar) 




























