Padang Peringati Tujuh Tahun Gempa

Padang, Obsessionnews.com - Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) yang terjadi 30 September 2009 lalu, belum hilang dari igatan masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Untuk mengenang peristiwa tersebut, Pemerintah Kota Padang dan sejumlah organisasi masyarakat memperingati tujuh tahun peristiwa gempa. Peringatan tujuh tahun gempa dilaksanakan dengan tabur bunga di Monumen Gempa yang dibangun di kawasan Taman Melati, Kota Padang.
Detik-detik peringatan gempa yang membawa 1.117 korban jiwa itu dilaksanakan sekitar pukul 17:15 WIB, bersamaan ketika peristiwa gempa terjadi. Sebelum acara tabur bunga, prosesi peringatan gempa dilaksanakan dengan upacara. Tujuh tahun berlalu, kesedihan masih terpancar di raut wajah masyarakat, terutama yang mengikuti peringatan gempa. Kenapa tidak, selain harta benda hancur, orang-orang tercinta dan tersayang meninggal dunia. Setelah tujuh tahun berlalu, peningkatan kapasitas masih perlu dilakukan, misalnya membenahi jalur evakuasi dan tempat shelter.
"Yang perlu sekarang peningkatan sarana prasarana. Pembenahan jalur dan penyiapan shelter. Yang terpenting bagaimana menyiapkan kesiapsiagaan masyarakat," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai peringatan tujuh tahun peristiwa gempa, Jum'at (30/9/2016) sore. Peringatan gempa tersebut dihadiri Fauzi Bahar. Saat gempa terjadi, Fauzi Bahar adalah Walikota Padang. Begitu peristiwa terjadi, mantan pasukan marinir Angkatan Laut ini langsung ambil alih seluruh komado di Kota Padang. Melalui siaran RRI, Fauzi Bahar menenangkan warga sekaligus mengomandoi untuk penanganan segera. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 
Detik-detik peringatan gempa yang membawa 1.117 korban jiwa itu dilaksanakan sekitar pukul 17:15 WIB, bersamaan ketika peristiwa gempa terjadi. Sebelum acara tabur bunga, prosesi peringatan gempa dilaksanakan dengan upacara. Tujuh tahun berlalu, kesedihan masih terpancar di raut wajah masyarakat, terutama yang mengikuti peringatan gempa. Kenapa tidak, selain harta benda hancur, orang-orang tercinta dan tersayang meninggal dunia. Setelah tujuh tahun berlalu, peningkatan kapasitas masih perlu dilakukan, misalnya membenahi jalur evakuasi dan tempat shelter.
"Yang perlu sekarang peningkatan sarana prasarana. Pembenahan jalur dan penyiapan shelter. Yang terpenting bagaimana menyiapkan kesiapsiagaan masyarakat," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai peringatan tujuh tahun peristiwa gempa, Jum'at (30/9/2016) sore. Peringatan gempa tersebut dihadiri Fauzi Bahar. Saat gempa terjadi, Fauzi Bahar adalah Walikota Padang. Begitu peristiwa terjadi, mantan pasukan marinir Angkatan Laut ini langsung ambil alih seluruh komado di Kota Padang. Melalui siaran RRI, Fauzi Bahar menenangkan warga sekaligus mengomandoi untuk penanganan segera. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73) 





























