Novanto Digadang Jadi Ketua DPR, Posisi Ade Komarudin Terancam

Novanto Digadang Jadi Ketua DPR, Posisi Ade Komarudin Terancam
Jakarta, Obsessionnews.com - Niat Partai Golkar untuk mengembalikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI semakin kuat. Jumat siang (30/9/2016), Fraksi Golkar menggelar rapat untuk membahas pengembalian nama baik Novanto oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara I DPR, Senayan. Undangan rapat Fraksi Golkar ini ditandatangani oleh Plt Ketua Fraksi Golkar yang juga loyalis Novanto, Kahar Muzakir, dan Wakil Sekretaris Fraksi Golkar M Sarmuji. "Pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR RI mewajibkan kehadiran Saudara tepat waktu, dan bagi yang tidak hadir dianggap tidak setuju pemulihan nama baik dan posisi Bapak Drs. H. Setya Novanto, Ak," demikian bunyi surat tersebut yang beredar kepada wartawan. Rupanya gerbong Novanto sangat menginginkan mengangkat kembali Novanto sebagai Ketua DPR RI. Ini menandakan, bahwa posisi Ketua DPR saat ini yang dijabat oleh Ade Komarudin berada dalam kondisi yang tidak aman. Sebelumnya, komitmen Novanto pada saat Munaslub Partai Golkar adalah ia akan mendukung Ade sebagai Ketua DPR sampai habis masa jabatan. Ini bagian dari kontrak politik kedua kader Golkar saat bertarung dalam Munaslub, di mana Ade akhirnya rela menyerahkan suaranya ke Novanto. "Harapan saya dan banyak orang tetap aman sebagai Ketua DPR. Tapi ini semua tergantung partai," ujar Ade di DPR, Jumat (20/5/2016). Sebelumnya, pada saat rapat dengan pengurus pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia di Gedung Nusantara III DPR, Ade menyatakan, tidak perlu ada jabatan yang dipertahankan secara mati-matian, karena jabatan bersifat sementara. "Kayak saya saat ini sebagai Ketua DPR, belum tentu juga sampai habis, kalau tidak digoyang oleh partai," ujar Ade, ‎Selasa (20/9/2016)