Penutupan PON Masukkan Unsur Papua

Penutupan PON Masukkan Unsur Papua
Bandung, Obsessionnews.com - Penutupan PON malam nanti akan memasukkan unsur budaya Papua, tuan rumah PON XX pada 2020. Pada seremoni nanti akan ada penyerahan bendera dari Ketum PON XIX, Ahmad Heryawan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe, jelas ketua Harian PB PON XIX, Iwa Karniwa dalam rilis yang diterima wartawan pada Kamis (29/9/2016). Upacara penutupan PON akan dihadiri 21 ribu orang undangan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Soreang, Kabupaten Bandung. Wakil Presiden Jusuf Kalla akan hadir menutup PON. Bagi warga yang tidak bisa menyaksikan akan ada layar lebar di sekeliling GBLA, juga melalui tayangan langsung di RCTI dan MNC. PON kali ini memang lebih 'dinamis' dibanding sebelumnya, tapi ada banyak pemecahan rekor PON dan nasional, dan ini artinya peningkatan prestasi secara keseluruhan, jelas Iwa. [caption id="attachment_154283" align="alignnone" width="596"]Klasemen akhir medali PON XIX Klasemen akhir medali PON XIX[/caption] Jawa Barat tak tertandingi di PON kali ini dengan mendulang 217 emas, 157 perak, 157 perunggu, tertinggi dalam sejarah PON secara keseluruhan. PON sekarang menjadi yang kedua kali bagi Jabar memuncaki klasemen akhir, yang pertama terjadi pada 1965, ketika itu Jabar yang menjadi tuan rumah. Tempat kedua, Jawa Timur dengan 132 emas, 138 perak dan 134 perunggu. Tempat ketiga, juara bertahan PON Riau, DKI Jakarta, dengan 132 emas, 124 perak dan 118 perunggu. Keempat, Jawa Tengah dengan 32 emas, 56 perak dan 85 perunggu. Kelima, Kalimantan Timur, 25 emas, 41 perak, 73 perunggu. Keenam, Bali, 20 emas, 21 perak, 35 perunggu. Tujuh, Riau, 18 emas, 26 perak, 27 perunggu. Delapan, Papua, 17 emas, 19 perak, 32 perunggu. Sembilan, Sumatera Utara, 16 emas, 17 perak, 33 perunggu. Sepuluh, DI Yogyakarta, 16 emas, 16 perak, 25 perunggu. @baronpskd