Jokowi: Korban Banjir Bandang Garut, Sisa 19 yang Masih Hilang

Jokowi: Korban Banjir Bandang Garut, Sisa 19 yang Masih Hilang
Garut, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi menginstruksikan supaya proses pencarian korban jangan dihentikan. Ia menyebut sampai saat ini masih ada 19 warga yang hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Garut, Jawa Barat. Inistruksi itu disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau RSUD dr Slamet, tempat para korban di rawat, Kamis (29/9/2016). "Yang pertama saya bisa saya sampaikan bahwa pencarian korban yang hilang akan terus diintensifkan," tegas Presiden di hadapan wartawan. Presiden Jokowi menyerahkan tugas pencarian korban kepada Kabasarnas Henry Bambang Sulistyo. Selanjutnya Sulistyo akan menentukan kapan proses pencarian kapan dilakukan dan kapan akan berkahir. "Masih ada 19 yang harus dicari nanti dari Kabasarnas akan menentukan terus dan sampai kapannya akan diputuskan oleh Kabasarnas," jelas Presiden Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut dengan meninjua lokasi banjir bandang. Lokasi pertam yan didatangi, yakni pos penanggulangan banjir Kostrad di lapangan Paris, Desa Sukapadang, Tarogong Kidul, Garut. Di lokas ini presiden meninjau perbaikan tanggul. Berikutnya didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Presiden Jokowi menuju RSUD dr. Slamet, tempat para korban di rawat. Terakhir, rombongan meninjau lokasi pengungsian di kampung Cimacan, Haur Panggung, Tarogong Kidul, sekaligus bertemu pengungsi. (Has)