Kagum Ajak Para Pengusaha Bantu Korban Banjir Garut

Garut, Obsessionnews.com - Kagum group pada Selasa (27/9/2016) pagi, memberangkatkan sejumlah bantuan ke korban banjir Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menurut CEO Kagum Group, Henri Husada, bantuan tersebut sebagai bukti Kagum Group peduli terhadap kemanusian dan berharap para pengusaha lainnya juga ikut membantu, sehingga dapat meringankan korban banjir di Garut. "Kita punya sahabat Kagum yang memiliki slogan kami mengasihi, dari bantuan itulah diharapkan para pengusaha lainnya termotivasi untuk membantu korban yang terkena musibah, " ujar Henri.
Bantuan yang diberikan akan langsung dikirim ke Pendopo Kabupaten Garut dan dijadwalkan Bupati Garut Rudi Gunawan akan menerima langsung bantuan tersebut. "Kita mengirimkan bantuan sesuai dengan kebutuhan para korban banjir, seperti pampers, makanan bayi, kasur alas tidur, makanan, minuman dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan dikirim dengan menggunakan dua buah truk box dan satu mobil bak terbuka diiringi sejumlah mobil dari kru Sahabat Kagum menyusuri Tol Pasteur Cileunyi ke arah Kabupaten Garut. Bantuan diterima staf ahli Bupati Suherman yang mengucapkan terima kasih atas bantuan yaang diberikan. "Ya memang bantuan yang seperti ini yang kami perlukan seperti semen, singkup, cangkul, paralon, pampers, tikar, kasur dan peralatan lainnya untyk pengungsi, " ujar Suherman. (Dudy Supriyadi)
Bantuan yang diberikan akan langsung dikirim ke Pendopo Kabupaten Garut dan dijadwalkan Bupati Garut Rudi Gunawan akan menerima langsung bantuan tersebut. "Kita mengirimkan bantuan sesuai dengan kebutuhan para korban banjir, seperti pampers, makanan bayi, kasur alas tidur, makanan, minuman dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan dikirim dengan menggunakan dua buah truk box dan satu mobil bak terbuka diiringi sejumlah mobil dari kru Sahabat Kagum menyusuri Tol Pasteur Cileunyi ke arah Kabupaten Garut. Bantuan diterima staf ahli Bupati Suherman yang mengucapkan terima kasih atas bantuan yaang diberikan. "Ya memang bantuan yang seperti ini yang kami perlukan seperti semen, singkup, cangkul, paralon, pampers, tikar, kasur dan peralatan lainnya untyk pengungsi, " ujar Suherman. (Dudy Supriyadi) 




























