21 Miliar Aset Terancam Tak Bisa Dialihkan ke Provinsi

Padang, Obsessionnews.com - Nilai aset dari Kabupaten Mentawai dan Pasaman Barat (Pasbar) yang dialihkan ke provinsi mencapai Rp 2,1 Miliar. Namun, rencana serah terima Personil, Pendanaan, Prasarana dan Dokumen (P3D) itu terancam tertunta, karena terjadi perbedaan perhitungan. Kepala Biro Pengelolaan Aset Daerah H Novrial Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan, penundaan serahtrima P3D terancam tidak terlaksana, karena terjadi perbedaan antara jumlah pencatatan aset di sekolah dengan pencatatan di Dinas Pendidikan (Disdik), serta pencatatan di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) kabupaten. "Pencatatan angka dari tiga sumber yaitu DPPKA, Disdik, dan sekolah. Data yang paling akurat tentu dari sekolah. Sekolkahlah yang menjadi dasar, aset ini ada atau tidak," katanya saat ditemui di kantornya Senin (26/9/2016) siang. Sehubungan dengan kondisi itu, daerah bersangkutan diharakan untuk memperbaikinya, sebab data ini penting mengingat asetnya akan beralih ke provinsi. Ia meminta kepada bupati agar secepatnya menyelesaikannya sebelum tanggal 28 September 2016, karena tanggal 3 Oktober akan dilakukan akan dilakukan penandatanganan berita acara serah terima P3D pada gubernur. Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Pengelolaan Aset Daerah Budiyarma, menambahkan, apabila dua daerah dimaksud tidak bisa menyelesaikannya hingga tanggal 28 September, maka penyerahan P3D akan ditunda. Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, yang belum selesai hanya dua daerah dimaksud. Selebihnya sudah selesai dan prosesnya aterus berjalan. Novrial mengatakan, apabila data itu diterima tanpa mengkroscek ke lapapangan, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru nantinya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























