Dunia Harus Khawatirkan Nuklir Israel

Dunia Harus Khawatirkan Nuklir Israel
Wina - Duta Besar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan program nuklir Israel merupakan ancaman nyata untuk perdamaian dan keamanan internasional. Mengacu bocoran terbaru dari mantan menlu AS, Colin Powell, bahwa Israel memiliki 200 hulu ledak nuklir, Reza Najafi mengemukakan hal tersebut di hadapan panel Dewan Gubernur IAEA dalam pertemuan hari Rabu (21/9). Ditekankannya bahwa kepemilikan Israel atas senjata nuklir harus sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat internasional, karena rezim ini menolak bergabung dengan konvensi internasional yang melarang senjata pemusnah massal atau melarang inspektur IAEA meninjau fasilitas nuklir rahasianya. Email tahun 2015 Powell itu tersebar pekan lalu, di mana ia membahas peringatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu soal kesepakatan nuklir dengan Iran. Najafi juga menekankan bahwa meski komitmen penuh Tehran terhadap perjanjian nuklir dengan kekuatan dunia, namun Barat belum menunjukkan komitmen "memuaskan" terhadap kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA). Hubungan ekonomi dan perdagangan "harus ditindaklanjuti dengan penuh semangat, mengingat nasib perjanjian akan dipertaruhkan," katanya. Pejabat Iran ini juga menegaskan bahwa sejumlah negara tampaknya tidak mempercayai IAEA karena mereka meminta informasi rahasia soal kegiatan nuklir Iran meski lembaga tersebut telah mengkonfirmasikan komitmen Iran dalam melaksanakan kesepakatan nuklir. Pada Senin lalu, Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano sekali lagi menegaskan komitmen Iran terhadap perjanjian nuklir. (ParsToday)