Antisipasi Kampanye Hitam Saat Pilkada, Polda Lakukan Patroli Cyber di Medsos

Jakarta, Obsessionnews.com - Di beberapa daerah akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2017 mendatang. Untuk mengantisipasi adanya black campaign (kampanye hitam) pada masa kampanye Pilkada itu, Polda Metro Jaya melakukan patroli cyber di media sosial (medsos). "Humas kita punya tim medsos akan melakukan deteksi dini terkait dengan maraknya black campaign kemudian yang berbau SARA," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di kantornya, Jakarta, Kamis (22/9/2016). Selama pilkada ini, aparat kepolisian juga memberlakukan Operasi Mata Praja sejak 19 September 2016. Tujuan operasi itu untuk melakukan deteksi dini agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan. Polda Metro Jaya pun sudah mengagendakan rangkaian kegiatan Pilkada DKI Jakarta. Pemilihan Gubernur ini sudah sesuai agenda yang dimapping dan direncanakan operasinya. "Kita sudah siapkan personel seperti tanggal 21-23 September ada pendaftaran calon partai akan kita lakukan pengamanan. Kita rapat koordinasi, deteksi dini. Kita harap enggak terjadi apa-apa," jelas Awi. Salah satu bentuk patroli cyber yang dia lakukan ialah saat terjadi isu SARA berupa pemukulan terhadap penumpang Transjakarta. Salah seorang beretnis Tionghoa menjadi korban penganiayaan. "Kita juga selalu mengantisipasi. Selalu respons beberapa kasus, terakhir ada kejadian pemukulan di Transjakarta. Itu juga kita segera respons. Kita enggak mau ini mengembang jadi masalah krusial dan SARA," pungkasnya. (Purnomo)





























