Ahok Kembali Berduet dengan Djarot

Jakarta, Obsessionnews.com – Seperti diduga sebelumnya oleh banyak orang akhirnya PDI-P resmi mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI 2017. Ahok kembali diduetkan dengan Ketua DPP PDI-P yang juga Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Pasangan Ahok-Djarot diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI-P, Jl. Diponegoro 58 Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016} malam. Hasto mengungkapkan, setelah melalui tahapan yang prosesnya bisa dipertanggungjawabkan, PDI-P mengumumkan calon kepala daerah di 101 daerah yang mengadakan pilkada serentak. “Tamu kita yang ditunggu teman-teman pers, calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan sebagai calon wakil gubernur adalah Djarot Saiful Hidayat," katanya. [caption id="attachment_152190" align="aligncenter" width="640"]
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bersama Ahok, Sjarot Saiful Hidayat dan pengurus PDI-P lainnya.[/caption] Ahok dan Djarot turut menghadiri deklarasi malam ini. Mereka akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta pada hari pertama pendaftaran, Rabu (21/9) besok. Sebelumnya Ahok-Djarot mendapat dukungan dari Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Ketiga partai tersebut memiliki 24 kursi di DPRD DKI. Ditambah dukungan dari PDI-P yang memiliki kursi terbanyak, yakni 28 kursi, duet Ahok-Djarot total mengantongi 52 kursi. Ahok semula akan maju sebagai calon gubernur DKI lewat jalur independen dengan dukungan sejuta KTP yang dikumpulkan relawan Teman Ahok. Pada Juni 2016 telah terkumpul lebih dari sejuta KTP. Tapi Ahok membatalkan maju melalui jalur independen karena rumitnya jalan yang harus ditempuhnya. Pada 27 Juli lalu ia secara resmi mendeklarasikan maju melalui jalur partai dengan dukungan dari NasDem, Hanura, dan Golkar. ( @arif_rhakim)
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bersama Ahok, Sjarot Saiful Hidayat dan pengurus PDI-P lainnya.[/caption] Ahok dan Djarot turut menghadiri deklarasi malam ini. Mereka akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta pada hari pertama pendaftaran, Rabu (21/9) besok. Sebelumnya Ahok-Djarot mendapat dukungan dari Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Ketiga partai tersebut memiliki 24 kursi di DPRD DKI. Ditambah dukungan dari PDI-P yang memiliki kursi terbanyak, yakni 28 kursi, duet Ahok-Djarot total mengantongi 52 kursi. Ahok semula akan maju sebagai calon gubernur DKI lewat jalur independen dengan dukungan sejuta KTP yang dikumpulkan relawan Teman Ahok. Pada Juni 2016 telah terkumpul lebih dari sejuta KTP. Tapi Ahok membatalkan maju melalui jalur independen karena rumitnya jalan yang harus ditempuhnya. Pada 27 Juli lalu ia secara resmi mendeklarasikan maju melalui jalur partai dengan dukungan dari NasDem, Hanura, dan Golkar. ( @arif_rhakim) 




























