Mernpan 'Paksa' Daerah Terapkan e-Gov dan e-Budget

Padang, Obsessionnews.com - Seluruh daerah di Indonesia tahun 2017 akan menerapkan elektronic goverment (e-gov) dan elektornic budgeting (e-budget). Program itu dipakai seluruh daerah untuk menghemat anggaran. "Mulai sekarang saya 'paksa' setiap daerah memakai e-gov dan e-budget," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur saat membuka Kongres V DPP Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/9) siang. Asman Abnur mengatakan, sejumlah daerah yang telah menerapkan program itu mampu menghemat anggaran hingga triliunan. "Terbukti dengan penerapan e-budgeting di Kota Bandung bisa menghemat 1 triliun dengan menghapus 1200 kegiatan. Selain itu, Pemprov DIY telah berhasil mengurangi jumlah kegiatan dari 3.200 kegiatan pada tahun 2014 menjadi hanya 854 kegiatan," ujarnya. Seluruh daerah di Indonesia diharuskan menerapkan program itu sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo dimana pemerintah pusat hingga daerah menerapkan program tersebut. Selain dapat menghemat anggaran, penerapan program itu juga dalam rangka mempermudah dalam elaksanaan tugas aparatur sipil negara (ASN) dan meningkatkan transparansi. Dengan demikian ASN bisa lebih konsentrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena pekerjaan yang bersifat dokumen sudah berkurang. "Menggunakan sistem itu, transparansi akan tercipta. Peluang korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam pelaksanaan program pembangunan dan kebijakan publik akan dapat ditekan," sebut Asman. Sejumlah provinsi yang sudah memulai menjalankan program itu, Pemprov DKI Jakarta, DIY, Riau dan Jawa Timur. Sedangkan, kabupaten/kota antara lain, Pemkot Surabaya, Pemkot Malang, Pemkab Banyuwangi, dan Pemkab Tulungagung dan Kota Bandung. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























