Demokrat: Terpidana Percobaan Ikut Pilkada Bertentangan dengan Moral

Demokrat: Terpidana Percobaan Ikut Pilkada Bertentangan dengan Moral
Jakarta, Obsessionnews.com – Partai Demokrat menilai jika terpidana percobaan boleh ikut pemilihan langsung kepala daerah (Pilkada), maka hal itu jelas bertentangan dengan moral dan akal sehat. “Tidak masuk akal dan bertentangan dengan rasa keadilan adanya pihak-pihak yang memperkenankan terpidana percobaan untuk diperbolehkan mengikuti Pilkada,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya,Selasa (13/9/2016). Didi  mempertanyakan, bisakah kita semua membayangkan terpidana kasus korupsi, narkoba atau terorisme boleh maju Pilkada, sekalipun sebatas pidana percobaan? Apapun alasannya, kata mantan anggota Komisi III DPR ini, calon pemimpin haruslah orang-orang yang benar-benar bersih.  Orang-orang yang bisa dipercaya dan memberikan keyakinan untuk hal yang lebih baik dan sejahtera bagi masyarakat. “Walau dihukum percobaan, bukankah ia pasti telah dihukum? Masih pantaskah dipercaya jadi pemimpin? Mana nurani pembuat UU?” tuturnya mempertanyakan. Didi menegaskan calon pemimpin tidak boleh memiliki cacat kepercayaan. (@arif_rhakim)