Sudah 71 Merdeka, Indonesia Masih Banyak Utang

Jakarta, Obsessionnews.com– Meski sudah merdeka selama 71 tahun, Indonesia dinilai belum lepas dari jeratan masalah. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemerintah masih memiliki utang-utang dasar yang harus segera diselesaikan, yakni masalah pangan dan papan. “Kita sudah 71 tahun merdeka, tapi masih banyak utang-utang dasar yang belum kita selesaikan,” kata JK saat meresmikan Indonesia Business and Development EXPO (IDBEXPO) 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (8/9/2016). Kalla menegaskan, hingga saat ini hanya masalah sandang saja yang telah diselesaikan pemerintah. Berbeda halnya dengan masalah pangan, dimana pemerintah masih sering ‘berkelahi’ dalam upaya penyelesaiannya. “Pangan belum, masih berkelahi soal daging, masih berkelahi harga beras, masih berkelahi soal harga jagung,” ungkapnya. Oleh karenanya, jelas Kalla, ia meminta agar perusahaan-perusahaan BUMN turut berperan dalam meningkatkan produktivitas. Harapannya, hal tersebut juga dapat mendorong peningkatan persaingan berbagai perusahaan BUMN. Kegiatan bertajuk Indonesia Business & Development Expo (IBDexpo) 2016 ini digelar pada 8-11 September 2016 di Jakarta Covention Center (JCC) Jakarta. Perhelatan akbar yang dipimpin Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dihadiri seluruh direksi BUMN dalam negeri dan BUMN luar negeri. Adapun tujuan Kementerian BUMN mengundang BUMN asing untuk memberikan pembekalan-pembekalan kepada seluruh direksi perusahaan pelat merah dalam mengelola perusahaan supaya lebih baik. IBD Expo juga menampilkan beberapa produk inovasi dan unggulan BUMN, seperti mokap kereta cepat Jakarta-Bandung, flight simulator PT Dirgantara Indonesia, senjata api dan tank milik PT Pindad, serta kapal-kapal produksi PT PAL. Event ini merupakan gelaran kali pertama yang dilaksanakan oleh empat BUMN yang tergabung dalam klaster National Publishing and News Corporation (NPNC) yakni, PT Balai Pustaka, Perum LKBN Antara, Perum PNRI, dan Perum PFN. Acara ini bertujuan untuk menunjukan kepada masyarakat mengenai perkembangan kinerja, dan peran BUMN melalui progam BUMN hadir untuk negeri, serta memperlihatkan komitmen BUMN dalam membangun dan memberdayakan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. (Fath)





























