Buwas: Sehari 50 Warga Indonesia Tewas Akibat Narkoba

Sukabumi, Obsessionnews.com – Indonesia ditengarai masuk ke dalam darurat narkoba. Faktanya, jumlah warga yang meninggal akibat narkoba di Indonesia cukup tinggi. Dalam sehari jumlah warga yang meninggal mencapai kisaran 40-50 orang. Hal itu dikemukakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Budi Waseso saat menghadiri kampanye pencegahan dan pemberantasan narkoba serta kegiatan berburu di wisata berburu Kecamata Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (4/9/2016). “Anehnya, sebagian masyarakat masih tidur nyenyak. Banyaknya kasus warga yang meninggal ini dianggap biasa. Padahal, fakta tersebut seharusnya disikapi dengan serius,” ujar Buwas, sapaan Budi Waseso. Penerapan hukum di Indonesia, lanjut Buwas, masih memberikan peluang bagi pengedar narkoba untuk melakukan perlawanan. Mereka dengan mudah melakukan upaya kasasi dan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan pengadilan. Melihat fakta tersebut, Buwas mengaku iri dengan Presiden Filipina yang dengan tegas akan memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menangkap bandar narkoba. Di sisi lain, kata Buwas, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba juga mendapatkan tantangan dengan masuknya jenis narkoba baru ke Indonesia. Menurut BNN, dari sekitar 644 jenis narkoba baru, sebanyak 44 jenis diantaranya sudah masuk Indonesia. Dari 44 jenis narkotika baru itu hanya 18 jenis yang sudah masuk dalam daftar undang-undang untuk bisa dipidana. (Fath)





























