Sukses Tangani Konflik, JK Terima Penghargaan Doktor Kehormatan

Sukses Tangani Konflik, JK Terima Penghargaan Doktor Kehormatan
Padang, Obsessionnews.com- Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla akan merima penghargaan Doktor Kehormatan Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Keberhasilan JK menangani sejumlah konflik di Indonesia menjadi salah satu indikator penghargaan Doktor Kehormatan, pantas diterimanya. Terkait kedatangan Wapres ke Sumbar, Wakil gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar terus memantau jelang kedatangan Wapres beserta rombongan. Kedatangan Wapres ke Padang untuk menerima penghargaan gelar kehormatan dari Unand. Wapres dianggap berprestasi pada beberapa bidang tertentu untuk Negara Indonesia, salah satu dalam bidang memidiasi perdamaian di beberapa wilayah yang pernah berkonflik. "Acaranya nanti tanggal 5 September 2016 di kampus Unand," katanya kepada wartawan, Kamis (1/9). Setelah menerima penghargaan Doktor Kehormatan, Wapres bersama isteri Ny. Mufidah Jusuf Kalla akan berkunjung ke kampung halaman istrinya, di Lintau Buo, Tanah Datar. "Wapres beserta Ibu ke Lintau Buo, untuk bersilaturahmi," katanya. Rencana kedatangan Wapres ke Unand dibenarkan oleh Kepala Humas Unand Eriyanty. Wapres RI menerima penghargaan gelar kehormatan, karena dinilai telah berkontribusi besar terhadap negara. JK sukses bidang usaha dan industri serta politik, termasuk keberhasilan beliau menjadi wakil presiden dengan presiden yang berbeda. Di bidang hukum, JK juga berperan dalam Pembentukan Ketetapan MPR Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan otonomi daerah, pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan sumber daya nasional yang Berkeadilan, disertai perimbangan keuangan pusat dan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dari inisiatif Kalla itu, otonomi daerah resmi diberlakukan dan memberikan perubahan. Urang Sumando ini juga dinilai sukses memediasi perdamaian di Aceh, Ambon, dan Poso, sehingga telah menjadi inspirasi banyak pemimpin dalam membina masyarakatnya untuk hidup damai, tak terkecuali di Sumbar. Kemudian Perundingan Helsinki dan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Selain itu, masih banyak peranan Kalla yang dinilai menginspirasi banyak pemimpin nasional, seperti tanggap cepat penanggulangan bencana dan memajukan kepemudaan nasional. Unanda memberikan penghargaan Doktor Kehormatan diusulkan oleh tiga tokoh promotor yakni Prof Saldi Isra, Prof Todung Mulya Lubis, dan Prof Elwi Danil. Ketiganya ahli di bidang hukum. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)