Tiba di Semarang, Dua Maskapai Jalani Pemeriksaan Zika

Tiba di Semarang, Dua Maskapai Jalani Pemeriksaan Zika
Semarang, Obsessionnews.com – Ratusan penumpang pesawat asal Singapura menjalani pemeriksaan kesehatan, saat tiba di Bandar Udara Ahmad Yani Semarang, Selasa (31/8/2016) sore. Pengecekan dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus zika, yang tengah merebak di negeri singa tersebut. Sedikitnya dua ratus delapan puluh penumpang pesawat satu persatu masuk ke gerbang khusus area karantina, dan diperiksa petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Semarang. Sejumlah alat sensor, seperti monitor suhu tubuh dihidupkan guna mencari keberadaan penderita virus zika. “Kalau nanti ada gejala lebih dari 38 derajat, kamu akan lakukan treatment khusus, lalu dirujuk ke rumah sakit,” kata Kepala KKP Kota Semarang, Priagung. Pemeriksaan akan terus digencarkan hingga negara Singapura terbebas dari virus zika. Seperti diketahui, saat ini Singapura tengah dilanda virus zika yang menginfeksi 41 warganya. Pemerintah Indonesia langsung mengawasi ketat penumpang yang singgah maupun berangkat dari Singapura. “Kami fokuskan pada penerbangan yang berasal dari Singapura.” ujarnya. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga sore hari. Ada dua maskapai yang diperiksa petugas, yakni pesawat Silk Air dan Air Asia. Meski begitu, dalam pemeriksaan perdana ini tidak ditemukan adanya penumpang terjangkit virus zika. Sementara salah seorang penumpang, Tri Hartiningsih mengaku kaget dengan pemeriksaan mendadak tersebut. Wanita berusia 65 tahun ini selama lima hari menengok cucunya yang tinggal di Singapura. “Sampai kaget ini kok tiba-tiba ada banyak petugas, ada wartawan nyorot-nyorot ternyata ada pemeriksaan zika,” tuturnya. Tri sendiri mengaku tidak tahu menahu soal persebaran virus zika yang dikatakan semakin meluas. Pasalnya, selama berada di Singapura ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama sang cucu di rumah. “Kurang tahu penyakit apa itu. Baru tahu tadi waktu pemeriksaan, petugas sosialisasi soal zika. Ternyata disana juga banyak pemeriksaan (virus zika),” tandasnya. (ihy)