12 Negara Workshop Kebakaran Hutan di Indonesia

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization atau WMO), CSIRO dan lembaga internasioanl lain seperti GIZ dari Jerman mengadakan workshop di gedung BMKG, Kemayoran, Jakarta, Senin (29/8/2016). Acara yang bertemakan ‘International workshop on biomass burning’ ini bertujuan sebagai wadah tukar informasi layanan informasi iklim dan kualitas udara yang terkait kebakaran hutan. “Workshop ini akan mempertemukan para ahli/pakar, akademisi, praktisi dari dalam, maupun dari luar negeri,” kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar di gedung BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ini menjaga keberlanjutan upaya preventif pencegahan terbakarnya biomassa. Selain itu, diharapkan pertemuan tersebut dapat menyepakati pembangunan regional vegetation fire and smoke pollution warning centre for south-east asia di Indonesia. Sementara menteri Siti menganggap workshop ini sangat penting karena banyak sumber ahli yang hadir, agar Indonesia juga memiliki standar internasional dalam penanganan kebakaran hutan. “Saya nantikan hasil dari workhop ini,” ucap Menteri Siti bersemangat. Pembicara yang hadir diantaranya, Prof. Dr. Alexander Bakianov, scientific officer atmospheric research & enviriment branch, world meteorological organization (wmo). Dari principal research scientistm group leader earth helath CSIRO ocean and atmosphere flagship-Australia, Dr.Melita Keywood. Ada Dr.Johannes Kaiser, Max Plamck Institute for chemistry –Jerman. Lainnya, Prof Dr.Johann Georg Golmamer, Director global fire monitoring center (GFMCO), Freiburg university Germany. Turut serta juga dari reprfesentative ASEAN secretariat, dan dari Indonesia juga diwakili Bambang H Saharjo (IPB), Kementerian LHK, Kementerian Kesehatanm Bandan restorasu gambut (BRG) dan dari BMKG. (Popi Rahim)





























