Ini Peluang Bergabung dengan KPK

Ini Peluang Bergabung dengan KPK
Jakarta, Obsessionnews.com Ingin memberantas korupsi? Jika ya, ini ada peluang bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui program rekrutmen Indonesia Memanggil 11, KPK membuka kesempatan itu dalam dua rumpun jabatan, yakni spesialis dan administrasi. Sekretaris Jenderal KPK R Bimo Gunung Abdul Kadir mengungkapkan ada 12 jenis posisi setingkat administrasi dan 18 jenis posisi setingkat spesialis. Bagi masyarakat yang berminat, harus memperhatikan ketentuan yang dipersyaratkan. Di antaranya sehat jasmani dan rohani, tidak pernah terlibat masalah narkoba, pidana dan keuangan;serta tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai. “Yang tak kalah penting, tidak terikat hubungan keluarga baik sedarah maupun semenda sampai dengan derajat ketiga, baik dengan pejabat, pegawai KPK, maupun dengan tersangka, terdakwa, atau terpidana Tindak Pidana Korupsi,” kata Bimo seperti dikutip dari situs resmi KPK, kpk.go.id,  Sabtu (27/8/2016). Untuk lebih detailnya, calon pelamar bisa mengakses dan mempelajari keterangan lebih lanjut melalui website http://kpk-im11.experd.com/ mulai Sabtu, 27 Agustus 2016 pukul 06.00 WIB. Sebab, seluruh proses pendaftaran, hanya akan melalui situs tersebut, dan tidak menerima lamaran melalui pos atau media pengiriman lainnya. Pelaksana Tugas Kepala Biro SDM Syarief Hidayat mengingatkan para calon pegawai, bahwa setiap proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dan dilakukan oleh konsultan sumber daya manusia yang telah ditunjuk sebagai pihak ketiga yang independen. “Proses rekrutmen pegawai KPK seluruhnya gratis. Jadi kalau ada pihak yang yang berusaha meminta biaya, menjanjikan sesuatu atau menawarkan bantuan atas proses rekrutmen dan seleksi ini, dapat melapor ke Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK,” tuturnya. Saat ini, KPK memiliki 1.141 pegawai yang terbagi dalam empat kedeputian dan satu kesetjenan. KPK menargetkan penambahan jumlah pegawai secara keseluruhan setiap tahunnya. (@arif_rhakim)