Wakil DPR dan Menpora Sambut 'Pahlawan' Olimpiade Rio 2016

Jakarta, Obsessionnews.com - Rombongan DPR RI yang dipimpin oleh Ade Komarudin dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyambut Kontingen Indonesia dari Olimpiade Rio Brasil 2016 di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (22/8/2016). Dalam Olimpiade Rio 2016 pasangan bulu tangkis ganda campuran Tantowi/Liliyana berhasil meraih medali emas. Prestasi ini merupakan kado terindah untuk Hut Ri ke-71 dimana Indonesia terakhir memperoleh medali emas diajang olimpiade 2008. Ade pun berjanji, akan memperjuangkan olahraga Indonesia dengan mempertahankan anggaran di Kemenpora. "Boleh yang lain dipotong. Tapi, untuk Kemepora kami perjuangkan," ujar dia.
Menurutnya, untuk pembiaran bonus kepada para atlet perlu dibuat badan usaha olahraga atau yayasan. Hal ini sesuai dengan usulan Menpora. Nantinya, Ade meminta dengan yayasan tersebut BUMN dan pengusaha nasional ikut sama-sama memberikan perhatian kepada yayasan. "Indonesia menunjukkan diri sebagai banga besar, merah putih telah berkibar di Rio, selamat atas prestasi itu," tutur Ade. Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, dirinya bangga atlet Indonesia mampu menoreh prestasi ditingkat dunia. Ia pun meminta Menpora lebih memperhatikan lagi atlet-atlet yang lain. "Tentu kami bangga dengan prestasi ini. Karena itu kita meminta kepada Menpora untuk lebih perhatikan lagi dunia olahraga Indonesia dengan peningkatan fasilitas bagi para atlet-atlet," tuturnya.
Adapun mengenai badan usaha olahraga atau yayasan, pendanaanya tidak bersumber dari Menpora secara langsung. Namun, bisa datang dari bantuan BUMN dan juga para pihak swasta. Ridwan mengaku, anggaran untuk Menpora sangat terbatas. "Anggarannya sangat terbatas," tuturnya. Setelah disambut dan diberi selamat Menpora dan DPR, Tontowi/Liliyana bersama rombongan kontingen Olimpiade lain naik ke bus bandros untuk diarak ke gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta. (Albar)
Menurutnya, untuk pembiaran bonus kepada para atlet perlu dibuat badan usaha olahraga atau yayasan. Hal ini sesuai dengan usulan Menpora. Nantinya, Ade meminta dengan yayasan tersebut BUMN dan pengusaha nasional ikut sama-sama memberikan perhatian kepada yayasan. "Indonesia menunjukkan diri sebagai banga besar, merah putih telah berkibar di Rio, selamat atas prestasi itu," tutur Ade. Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, dirinya bangga atlet Indonesia mampu menoreh prestasi ditingkat dunia. Ia pun meminta Menpora lebih memperhatikan lagi atlet-atlet yang lain. "Tentu kami bangga dengan prestasi ini. Karena itu kita meminta kepada Menpora untuk lebih perhatikan lagi dunia olahraga Indonesia dengan peningkatan fasilitas bagi para atlet-atlet," tuturnya.
Adapun mengenai badan usaha olahraga atau yayasan, pendanaanya tidak bersumber dari Menpora secara langsung. Namun, bisa datang dari bantuan BUMN dan juga para pihak swasta. Ridwan mengaku, anggaran untuk Menpora sangat terbatas. "Anggarannya sangat terbatas," tuturnya. Setelah disambut dan diberi selamat Menpora dan DPR, Tontowi/Liliyana bersama rombongan kontingen Olimpiade lain naik ke bus bandros untuk diarak ke gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta. (Albar) 




























