Pemimpin Harus Ubah Mindset Egosystem Jadi Ecosystem

Pemimpin Harus Ubah Mindset Egosystem Jadi Ecosystem
Bojonegoro, Obsessionnews.com– Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan, seorang pemimpin harus mampu memahami masalah sampai ke akar-akarnya serta dapat menyelesaikannya secara fundamental, bukan tambal sulam. Pernyataan itu dikemukakan Kang Yoto, sapaan Suyoto, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (18/8/2016). “Pemimpin yang berjiwa Ulul Albab harus mampu menangkap sekaligus memahami setiap masalah di masyarakat hingga ke akarnya. Seterusnya, ia juga harus bisa menyelesaikan msalah itu secara fundamental. Tidak bisa tambal sulam,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Jumat (19/8/2016). Kang Yoto menambahkan, selain kriteria di atas, seorang pemimpin yang baik dan berjiwa Ulul Albab juga harus mampu mengendalikan egonya untuk menjadi bijaksana. Oleh sebab itu, seorang pemimpin perlu mengubah mindset-nya dari egosystem menjadi ecosystem. "Kunci kemajuan bangsa terletak pada pembangunan sumber daya manusia (SDM)nya, yang disiplin, kreatif, dan inovatif. SDM yang produktif adalah yg mampu memproduksi dan menjual sesuatu. Jika pemimpin berhenti menjual maka berhenti pula rakyat akan menghargai dan mengikutinya,” lanjutnya. Saat ini, menurutnya, Pemkab Bojonegoro memiliki produk jualan berupa OGP (Open Government Partnership), dimana pemerintah dituntut untuk bersikap transparan dan akuntabel kepada publik. Di sisi lain, seluruh jajaran di Pemkab Bojonegoro juga terus berusaha menjadi aparatur yang transformatif, menginspirasi serta mengubah mindset dari selfish ke service. Pada Orientasi Pengenalan Akademik dengan tema “Revitalisasi Cita-cita Proklamasi Berjiwa Ulul Albab” tersebut, Kang Yoto tampil sebagai narasumber bersama Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji. (Fath/@imam_fath)