Ratusan Siswa SD Se-Semarang Ikuti Festival Dagongan

Ratusan Siswa SD Se-Semarang Ikuti Festival Dagongan
Semarang, Obsessionnews - Hari kemerdekaan mungkin telah usai, namun perayaannya masih berlangsung di berbagai daerah. Di Kota Semarang, ratusan siswa mengikuti festival dagongan, dalam rangka memperingati rangkaian hari jadi negara Republik Indonesia ke-71. Para pelajar berbagai tingkat, mulai SD, SMP hingga SMA se-Kota Semarang ini berkumpul di Stadion Tri Lomba Juang, Kamis (18/7/2016). Mereka datang sedari pukul 06.00 WIB pagi. Festival Dagongan diadakan oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Ketua Panitia festival, Nur Hadi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mempersatukan seluruh pelajar, serta mengurangi tindakan negatif bagi para siswa. "Selain itu, agar anak tidak melupakan permainan tradisional," ujarnya. Setidaknya 784 sekolah turut berpartisipasi dalam acara ini. Total tim yang diikutkan sebanyak 12 regu. Pertandingan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk regu putra dan lainnya regu putri. "Untuk hari ini, siswa SD yang berlomba. Regu putri dulu baru regu putra," kata dia. Permainan Dagongan merupakan permainan lokal yang menggunakan sebilah bambu sebagai alatnya. Cara kerjanya, dua tim saling berhadapan dan mendorong dari pangkal dan ujung bambu. Tim yang terdorong melewati garis tengah dinyatakan kalah. Meski dimainkan oleh anak kecil, mereka tetap bertanding layaknya orang dewasa. Raut muka serius ditunjukkan selama jalannya lomba. Bahkan ada yang meneriakkan yel-yel agar lebih semangat mendorong tim lawan. Salah seorang peserta, Sifa Salsabila Zahra mengaku senang bisa mengikuti kegiatan seperti ini. Siswi asal SD... memiliki trik khusus, saat mendorong lawan. "Harus merunduk. Kalau ndak merunduk nanti kalah," tuturnya. Festival Dagongan merupakan kelanjutan dari rangka perlombaan yang diadakan pemerintah kota Semarang dalam rangka memperingati Hari Jadi Indonesia. Festival ini sudah kali kedua diadakan di Kota Semarang. (ihy)